Aneka Makanan Yang Dapat Membersihkan Usus Besar

0
5

Familiar kah Anda dengan quote “apa yang kita input, itulah output yang dikeluarkan”? Sebagaimana hal nya juga apa yang kita makan, itu lah yang keluar. Output yang keluar dari dalam tubuh kita, salah satunya adalah feses. Sebelum menjadi feses, makanan melalui berbagai proses pencernaan dan kemudian berakhir di usus besar sebelum dikeluarkan melalui rektum atau anus.

Usus besar berfungsi untuk mengekstrasi apa pun yang telah dicerna dan menghilangkan sisa-sisa makanan. Ketika daya fungsi usus besar sudah tidak baik, ia akan menyerap racun sehingga dapat menimbulkan beberapa penyakit seperti sakit kepala, kembung, sembelit, masalah berat badan, hingga kanker usus besar. Jadi, kita perlu mengetahui bagaimana cara melakukan cleansing usus besar. Usus besar yang bersih dapat meningkatkan energi, penyerapan vitamin serta dan nutrisi yang diperlukan tubuh.

Saat ini, berbagai tips dan cara yang aman menjadi alternatif pencegahan serta pengobatan yang digandrungi. Selain itu, dengan menggunakan cara aman yaitu penggunaan bahan alami, tidak memberikan efek samping. Sama hal nya dengan berbagai kasus pengobatan dan pencegahan secara alami untuk penyakit lainnya, pembersihan usus besar dapat dilakukan dengan menggunakan bahan alami serta mudah dibuat di rumah. Berikut adalah beberapa bahan makanan untuk membersihkan usus besar Anda:

Jus apel

Kandungan asam yang tinggi dan senyawa fruktosa dalam apel, secara alami dapat membersihkan sistem pencernaan. Minum 1 atau 2 cangkir jus apel per hari, tanpa gula tambahan. Setelah meminum jus apel, minumlah satu gelas air 30 menit kemudian. Cara tersebut harus diulangi secara rutin sepanjang hari sehingga akan lebih efektif dalam menyehatkan usus besar.

Garam laut

Garam laut memiliki sifat detoksifikasi yang mutakhir sebagai bahan cleansing usus besar. Minumlah air yang telah dicampur dengan garam laut di pagi hari, saat perut Anda masih kosong. Setelah minum, tunggu beberapa menit kemudian pijat secara lembut perut Anda ke daerah usus. Hal tersebut dilakukan agar merangsang pergerakan usus dan menghilangkan racun berbahaya, akumulasi kotoran, parasit dan bakteri dalam saluran pencernaan. Lakukan cara ini hingga 5x dalam sebulan. Jika Anda menderita tekanan darah tinggi atau memiliki kondisi penyakit jantung, sebaiknya tidak menggunakan cara ini.

Air

Untuk mengalirkan racun dan sisa makanan, air dapat dikonsumsi secara teratur sebanyak 10 hingga 12 gelas per hari.

Jahe

Cukup mengunyah sepotong jahe atau mengaduk jahe parut ke dalam teh Anda. Sayang sekali, jahe tidak dianjurkan untuk wanita hamil.

Jus Sayuran Segar

Kandungan klorofil, mineral, vitamin, enzim dan asam amino dalam sayuran segar, dapat membantu mengeluarkan racun, serta mengembalikan energi tubuh. Sayuran segar seperti wortel, bit, jagung, labu, dan bayam bisa menjadi pilihan sebagai bahan untuk dibuat jus.

Makanan berserat tinggi

Air adalah elemen yang penting bagi tubuh, sama halnya dengan serat. Serat berguna untuk meningkatkan gerakan usus, kemudian mendorong tubuh untuk membuang sisa-sisa pencernaan dan racun. Buah-buahan segar seperti pir, raspberry dan apel, serta sayuran segar seperti brokoli dan kacang polong adalah beberapa pilihan makanan yang mengandung serat tinggi. Bahan makanan lainnya yang berserat tinggi yaitu sereal, biji-bijian, kacang-kacangan.

Makanan yang difermentasi

Makanan yang difermentasi, mengandung probiotik dan bakteri sehat, sehingga dapat membantu mengimbangi kerusakan usus Anda, yang diakibatkan oleh makanan berbahan kimia, antibiotik, dan lain-lain. Yogurt, kimchi, tempe adalah beberapa macam makanan fermentasi yang baik untuk usus.

Jus Lemon

Kandungan antioksidan dan vitamin C yang terdapat di dalam lemon, baik untuk sistem pencernaan. Oleh sebab itu, jus lemon banyak digunakan sebagai pembersih usus. Larutan yang terdiri dari air lemon, sedikit madu dan sedikit garam yang dicampur dengan air hangat, dapat diminum pada pagi hari.  Atau, minum 3-4 kali sehari, campuran 2 sendok makan jus lemon segar dengan 1 gelas jus apel. Cara ini dapat membantu Anda mendapatkan lebih banyak energi, buang air besar menjadi lebih teratur dan kondisi kulit menjadi lebih baik.

Aloe Vera

Aloe Vera atau lidah buaya dikenal karena memiliki kemampuan detoksifikasi dan juga bertindak sebagai pencahar. Maka dari , aloe vera dianggap sebagai bahan cleansing usus yang efektif. Campurkan perasan 1 biji lemon dengan 1 ons aloe vera, kemudian diblender menjadi jus. Kemudian, simpan jus ini dalam lemari es selama 2-3 jam. Jus tersebut dapat diminum sebanyak 3x sehari dalam beberapa hari.

Biji Bunga Flax (Flaxseed)

Flaxseed mengandung antioksidan, asam lemak omega-3, dan serat alami, sehingga bermanfaat untuk membersihkan usus. Ketika flaxseed melewati usus, lendir dan racun dapat hilang. Biji flaxseed dapat ditambahkan ke dalam yoghurt, sereal, buah dan makanan sehat lainnya. Jika Anda menginginkan hasil yang lebih cepat, Anda dapat menambahkan 1 sendok makan biji flaxseed ke dalam segelas air dan minum 30 menit sebelum sarapan  dan sebelum tidur.

Bawang Putih

Bawang putih adalah salah satu rempah-rempah yang lezat untuk masakan. Selain menambah rasa lezat dalam masakan, bawang putih ini ternyata berperan dalam membersihkan usus. Kandungan antibakteri, antivirus dan anti parasit dalam bawang putih, berguna untuk membuang racun, patogen dan parasit dari usus besar. Kandungan antioksidannya juga meningkatkan pencernaan, mengurangi peradangan dan meningkatkan penyerapan nutrisi serta mengurangi racun.

Teh hijau

Kandungan antioksidan yang tinggi serta vitamin C dalam teh hijau, dapat menghilangkan racun dari tubuh.

Alpukat

Buah alpukat dikenal sebagai buah dengan rasa yang lezat dan memiliki kontribusi terhadap kesehatan juga, salah satunya adalah menyehatkan usus. Kandungan asam lemak omega 3 dan minyak buah ini, dapat melumasi dinding usus sehingga mencegah racun menempel pada dinding usus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here