Biasakan Chek Up Kesehatan Demi Tubuh Yang Sehat

0
9

Jika sebuah mesin baik kendaraan atau mesin-mesin umum perlu diservice secara rutin, demikian pula berlaku pada tubuh manusia? Manusia juga memiliki mesin rumit yang tersusun dari organ-organ dan sel-sel di dalam tubuh. mesin yang ada dalam tubuh manusia, selalu bekerja tiada henti meskipun anda tidak melakukan kegiatan apapun alias tidur.

Hal ini menyebabkan mesin dalam tubuh rentan terhadap ronrongan penyakit baik dari dalam maupun dari luar. Untuk itu, anda perlu melakukan cek up secara rutin. Selain untuk mengetahui kondisi mesin tubuh anda, cek up teratur juga akan menghemat ongkos pengobatan anda, karena anda dapat mendeteksi lebih dini kemungkinan adanya penyakit yang bersarang pada tubuh anda.

Radikal bebas yang menumpuk pada tubuh adalah perongrong mesin tubuh paling utama yang datang dari luar. Untuk itu, anda perlu melakukan cek up secara rutin dengan mengunjungi dokter.  Cek up sebenarnya juga dapat anda lakukan tanpa perlu ke dokter dan mengeluarkan banyak biaya. Anda dapat mengecek kinerja mesin tubuh anda berdasarkan:

  1. Tinggi dan berat badan

Pengecekan tinggi dan berat badan ini, perlu anda perhatikan perkembangannya sejak kanak-kanak. Untuk tinggi badan pantau apakah kenaikan tinggi teratur dan lejit sejak usia 10 tahun atau tidak? Bagi anda yang sudah lupa bagaimana perkembangan tinggi badan anda, anda dapat menghitung tinggi badan anda setelah usia 50 tahun.

Untuk berat badan, apakah bertambah atau menurun. Pertambahannya setiap 1-3 tahun setelah usia dewasa. Jangan sampai anda terjangkit obesitas karena berat badan yang melonjak. Tinggi dan berat badan anda harus seimbang atau ideal.

  1. Mata

Untuk mengecek ketajaman mata anda dapat melakukannya setiap tahun hingga usia 65 tahun. Jika dalam keluarga anda terdapat riwayat penyakit glaucoma, pengecekan ketajaman penglihatan dapat dilakukan setiap tahun hingga usia 50 tahun, sedang bagi yang tidak memiliki riwayat glaucoma maka dapat dilakukan hingga usia 65 tahun. Karena penglihatan normal adalah hingga usia 65 tahun, setelah itu apabila terjadi penurunan penglihatan adalah hal yang wajar terjadi karena merupakan penyakit lansia.

  1. Telinga

Cek up kesehatan telinga dapat anda lakukan setiap tahun juga, namun terdapat catatan khusus bagi anda yang bekerja di tempat bising sehingga telingga sering terpapar oleh suara-suara keras setiap hari, anda harus mengecek lebih intens mulai dari usia 21 tahun, dan beberapa tahun setelah usia 65 tahu.

  1. Tekanan darah

Tekanan darah sebaiknya di cek setiap bulan setiap anda mendapat jadwal kunjungan dokter. Atau jika tidak, anda juga dapat melakukan cek darah setiap 2 tahun setelah berusia 18 tahun.

  1. Kolesterol

Cek kolesterol dapat anda lakukan setiap 5 tahun sekali setelah usia 20 tahun jika anda memiliki riwayat keluarga yang memiliki diabetes, karat lemak, dan penyakit jantung. Bagi anda yang tidak memiliki riwayat keluarga yang memiliki penyakit sebagai mana disebutkan di atas, maka pengecekan kadar kolesterol dapat dilakukan setiap 1-3 tahun untuk pria diatas 35 tahun, dan diatas 45 tahun untuk wanita hingga usia 65 tahun.

  1. Gula darah

Tes gula darah dapat dilakukan setiap 1-3 tahun sekali setelah usia 40 tahun jika terdapat riwayat keluarga pengidap diabetes, obesitas, dan diabetes keturunan karena kehamilan.

Setelah melakukan cek up umum terhadap kondisi mesin tubuh anda, anda akan dapat mendeteksi kemungkinan timbulnya penyakit akut pada diri anda. jika terdapat hasil yang tak seharusnya anda dapat mengunjungi dokter dan mengutarakan keluhan-keluhan anda untuk pencegahan penyakit kronis yang mematikan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here