Gejala dan Penanganan Penyakit Jantung Koroner

0
6

Jantung adalah salah satu organ tubuh pada manusia yang memiliki peran yang sangat penting terkait kelangsungan hidup atau dapat dikatakan sebagai organ vital. Dalam ilmu kesehatan, jantung didefinisikan sebagai rongga organ yang tersusun atas otot yang berfungsi memompa darah melalui kontraksi secara berulang.  Dikarenakan perannya yang terbilang vital, maka organ yang bernama latin Cor ini juga rentan terhadap serangan penyakit, salah satunya adalah Jantung koroner.

Berbicara mengenai jantung koroner, penyakit yang satu ini adalah penyakit yang timbul akibat penyumbatan parsial aliran darah yang menuju ke jantung. Penyakit jantung koroner juga dikenal dengan nama penyakit jantung arteriosklerosis ini memberikan menyebabkan penumpukan plak di pembuluh arteri yang menyebabkan pengerasan pembuluh darah. Pengerasan pembuluh darah pada tubuh dapat memicu stroke dan juga serangan jantung.

Penyakit jantung koroner sendiri dapat muncul disebabkan oleh beberapa faktor, beberapa diantaranya adalah:

  • Obesitas/ kelebihan berat badan
  • Faktor usia
  • Angka kolesterol yang tinggi/ Hypertensi
  • Tekanan darah tinggi
  • Asupan gizi yang tidak berimbang
  • Life style/ pola hidup yang tidak sehat
  • Merokok
  • Mengonsumsi alkohol
  • Stress berlebih
  • Faktor genetik/ turunan
  • Kurangnya olahraga dan aktifitas fisik
  • Riwayat penyakit diabetes
  • Sindrom metabolik
  • Sleep Anea( kesulitan tidur)
  • Menderita penyakit ginjal akut

Seseorang yang menderita penyakit jantung koroner pada umumnya menunjukkan beberapa gejala yang tidak biasa. Gejala yang paling dikenal terkait dengan jenis penyakit ini adalah:

myokard infark

myokard infark dapat dijelaskan secara sederhana sebagai matinya otot jantung. Jika hal ini terjadi, maka besar kemungkinan bahwa penderita akan mengalami sesak dada, mual, muntah dan passing out/ hilangnya kesadaran/ pingsan.

Angina

Angina adalah sebuah gejala yang menyebabkan ketidaknyamanan pada area dada, gejala ini biasanya erat hubungannya dengan faktor emosional dan stres. Hal ini dapat berupa pengerutan pembuluh darah, kesulitan bernapas dan rasa sesak.

Adapun beberapa gejala lain yang mungkin ditunjukkan selain gejala yang disebutkan sebelumnya adalah:

  • Detak jantung yang tidak beraturan
  • Pembengkakan pada bagian perut
  • Mudah berkeringat, meskipun tidak melakukan aktifitas
  • Nafsu makan yang berkurang

Untuk menghidari salah satu penyakit cronic ini, pola hidup sehat tetap menjadi poin yang harus diterapkan. Anda dapat memulainya dengan menerapkan beberapa hal simple/ sederhana seperti berikut:

  • Menghentikan kebiasaan merokok
  • Tidak mengonsumsi alkohol
  • Penerapan pola hidup sehat yang mencakup pola makan dan olahraga( mengurangi makanan berkolesterol)
  • Menjaga berat badan( untuk menghindari obesitas)

Jika anda merasa bahwa diri anda telah memenuhi beberapa atau semua poin terkait dengan gejala jantung koroner yang diurai sebelumnya, ada baiknya anda langsung melakukan medical check up ke dokter spesialis jantung. Pada umunya, dokter akan melakukan serangkaian tes dan pengujian kepada anda seperti ekokardiogram, angigrafi resonansi magnetik, catherterization koroner, elektrokardiogram dan computerized tomography guna mengetahui kondisi kesehatan jantung anda.

Apabila anda didagnosa menderita penyakit ini, dokter biasanya akan memberikan obat untuk mengontrol jantung koroner berupa obatan dengan khasiat mengencerkan darah. Hal ini dilakukan untuk mencegah kemungkinan terjadinya pembekuan darah, membuka pembuluh darah arteri yang tersumbat serta menurunkan kolesterol dalam darah. Opsi lain yang mungkin diambil oleh dokter untuk menangani penyakit jantung koroner ini adalah operasi/ pembedahan. Opsi ini diambil ketika obatan yang diberikan tidak dapat mengontrol penyakit ini dengan baik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here