Inilah Berbagai Jenis Investasi Properti Yang Dapat Anda Tekuni

0
12

Alasan utama mengapa banyak orang yang melirik bisnis dengan sistem investasi properti adalah karena mereka ingin ‘menambah’ jumlah uang yang dimiliki tanpa harus menambah kesibukan atau rutinitas yang sudah padat. Pikiran ini tak hanya muncul di benak mereka yang berasal dari golongan ekonomi menengah ke atas, akan tetapi juga golongan ekonomi menengah ke bawah.

Dengan dalih  sebagai bekal menyambut hari tua, mempersiapkan biaya sekolah bagi anak-anak atau untuk alasan-alasan lain, tawaran bisnis investasi laris manis di pasaran dan seolah menjadi gaya hidup masyarakat kita dewasa ini. Sayangnya, keuntungan yang didapat dari bisnis investasi juga ‘sesuai’ dengan besaran resiko yang mungkin menimpa siapapun yang terlibat dalam bisnis macam itu.

Tak hanya itu, investasi bodong pun banyak bermunculan dan memakan korban yang tidak sedikit. Berita investasi bodong yang merugikan korban hingga puluhan bahkan ratusan juta rupiah juga telah lama menjadi makanan sehari-hari. Di tengah situasi yang demikian, investasi properti masih dianggap sebagai ragam investasi yang ‘bebas’ dari ancaman kerugian.

Ini utamanya disebabkan harga properti yang dipastikan selalu meningkat dari tahun ke tahun. Tak ubahnya perhiasan emas yang dianggap sebagai barang langka karena tidak pernah mengalami penurunan harga, properti juga demikian. Karena itu, Anda tidak perlu berpikir dua kali untuk mulai berinvestasi properti sesuai dengan kemampuan, akses dan domisili Anda masing-masing.

Berikut macam-macam properti yang bisa Anda jadikan ladang berinvestasi dan akan ‘setia’ memberi  Anda keuntungan berlipat-lipat.

Investasi Properti Bentuk Tanah

Investasi tanah bisa menjadi pilihan menjanjikan bagi Anda yang memiliki akses dan kemampuan membeli tanah atau lahan yang subur dan cocok untuk pertanian. Selain bisa menjadi ladang berinvestasi properti dengan perkiraan keuntungan harga penjualan tanah yang akan berlipat-lipat beberapa tahun setelah pembelian, Anda juga bisa mempekerjakan buruh untuk menanami dan mengolah tanah tersebut sehingga Anda akan mendapat keuntungan residu dari hasil panen. Dengan hanya mengeluarkan sedikit modal untuk biaya pengairan dan pupuk, misalnya, Anda sudah dapat mendapat ketungan berlipat dan beragam dari tanah yang Anda miliki.

Selain itu, jika tanah yang Anda beli terletak di tempat-tempat yang strategis, Anda juga akan lebih mudah memasarkan dan mendapat keuntungan berlimpah dari penjualannya. Tanah yang dekat dengan jalan utama dan fasilitas-fasilitas publik, misalnya, tidak hanya akan dilirik untuk tempat hunian, akan tetapi juga sebagai tempat usaha. Karena itu, Anda tidak perlu ragu membelinya karena beberapa tahun kemudian, Anda akan mendapat keuntungan yang jauh lebih besar.

Investasi Properti Bentuk Rumah Kos

Di kota-kota pelajar ataupun industri, tak sedikit masyarakat yang menggantungkan hidup dengan berinvestasi properti dalam bentuk rumah kos. Dengan menyulap rumah sendiri menjadi rumah kos dengan sejumlah kamar layaknya losmen atau hotel, para pemilik kos dapat ‘hidup tenang’ karena mereka memiliki penghasilan tambahan di samping penghasilan utama yang mereka miliki.

Anda juga patut menjajal investasi properti jenis ini untuk menambah penghasilan residual Anda. Dengan membeli sebidang tanah dan membangun rumah kos di atasnya, Anda dapat dengan segera ‘mengembalikan modal’ yang Anda keluarkan untuk biaya pembelian tanah atau pembangunan rumah.

Sementara itu, biaya yang harus Anda keluarkan untuk ‘merawat’ rumah tersebut terbilang kecil semisal untuk melakukan perbaikan, mengganti peralatan dan lain-lain. Untuk meminimasiri bahkan mencegah hal ini, Anda bisa  memaksimalkan pembangunan rumah dengan teknik dan material serta perangkat yang standard.

Investasi Rumah Bentuk Kontrakan

Investasi properti berupa rumah kontrakan tidak banyak berbeda dengan investasi rumah kos. Bedanya, rumah kontrakan biasanya dihuni sekelompok orang yang memilki ikatan tertentu, semisal ikatan persahabatan, pernikahan, etnis, asal daerah, komunitas ilmiah dan lain sebagainya. Sebaliknya, rumah kos umumnya dihuni oleh sekelompok orang dari latar belakang yang berbeda dan tak jarang baru saling mengenal di rumah kos. Bagi Anda sang pemilik properti, pilihan untuk menyewakan bangunan layak huni sebagai rumah kos atau rumah kontrakan umumnya ditentukan oleh akses Anda ke tempat tersebut.

Jika Anda bisa mengunjungi investasi properti Anda tersebut dalam frekuensi yang relatif sering, menjadikannya rumah kos adalah pilihan yang tepat. Ini utamanya berkait dengan tanggung jawab yang biasanya dilimpahkan pada pemilik kos jika ada kerusakan peralatan dan faslitas umum, saluran air atau pembuangan atau kendala-kendala teknis lain.

Sementara itu jika Anda tinggal di luar kota, rumah tersebut sebaiknya dijadikan kontrakan sehingga Anda bisa ‘menjenguknya’ dalam frekuensi yang relatif sebab tanggungjawab untuk hal-hal teknis biasanya dimemban oleh penghuni. Di luar itu, peran Anda sebagai pemilik kontrakan tidak jauh berbeda. Anda menyediakan tempat hunian bagi mereka yang menyepakati harga yang Anda beri lalu menerima pembayaran secara rutin.

Seperti halnya rumah kos, harga sewa rumah kontrakan umumnya dipastikan akan selalu naik dari tahun ke tahun. Inilah yang menyebabkan banyak penghuni kontrakan tidak memperpanjang masa kontraknya setelah tahun pertama. Namun demikian, investasi properti dalam bentuk rumah kontrakan Anda tidak akan pernah memberi kerugian sedikitpun. Sesegera mungkin setelah penghuni kontrakan lama pindah, penghuni baru akan datang sehingga Anda tidak perlu mencemaskan ancaman kerugian.

Seperti halnya pada rumah kos, setiap berganti peghuni, Anda sebagai pemilik dan sekaligus investor biasanya mengeluarkan sedikit biaya untuk memperbaharui bangunan rumah dan memperbaiki titik-titik yang mengalami gangguan. Namun demikian, sekali lagi, dana yang sedikit tersebut tidak akan berarti apa-apa dibadingkan keuntungan yang Anda dapat kemudian. Investasi properti semacam ini sangat cocok untuk Anda yang memiliki rumah layak huni yang tidak didiami atau Anda yang memang berniat membangun rumah kontrakan sebagai investasi properti yang menjanjikan.

Investasi Properti Bentuk Ruang Usaha

Memiliki hak milik atas ruang usaha atau ruko (rumah toko) tidak selalu berarti bahwa Anda akan menggunakanya untuk kepentingan bisnis pribadi. Anda bisa menyewakannya kepada orang lain dan dengan alur yang demikian, Anda akan menerima sewa ruang usaha yang jumlahnya, bisa dipastikan, tidak sedikit. Investasi properti dalam bentuk ruang usaha biasanya mengharuskan Anda memiliki modal yang lebih besar dibanding ruang hunian, akan tetapi ini setara dengan keuntungan yang akan Anda dapat. Harga jual ruang usaha biasanya jauh di atas rumah hunian karena nilai bisnis yang dimilikinya. Harga jual dan belinya juga akan bertambah tinggi jika terletak di tempat-tempat strategis. 

Investasi Properti Bentuk Hunian Mewah

Hunian mewah di sini berarti apartemen atau rumah huni di komplek perumahan. Banyak orang yang memilih berinvestasi properti dengan hunian-hunian mewah semacam itu karena selain bisa disewakan, hunian tersebut bisa juga dihuni sendiri. Pilihan ini juga cocok bagi mereka yang mengutamakan kenyamanan hunian, sering berpindah kota ataupun hobi berinvestasi properti hunian mewah di berbagai kota.

Jika rumah hunian di komplek perumahan biasanya disewa dalam jangka tahunan, setengah tahun atau bahkan bulanan, maka sewa apartemen relatif lebih fleksibel karena banyak yang menyewakannya dalam hitungan harian, mingguan atau bahkan bulanan.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here