Penyebab Terjadinya Serangan Jantung Menghampiri Anda

0
4

Menurut data WHO (World Health Organization), penyakit serangan jantung menyebabkan 12 juta orang meninggal setiap tahunnya di dunia. Penyakit ini menimpa semua kalangan baik orang miskin maupun kaya, baik wanita maupun pria. Wanita yang telah mengalami menopause, lebih beresiko mengalami serangan jantung daripada pria. Namun, semakin berkembangnya zaman, para ahli telah meneliti berbagai subjek mulai dari buah, sayur, makanan dan aktivitas-aktivitas yang dapat mencegah terjadinya serangan jantung.

Jantung manusia berfungsi memompa darah dan membawa oksigen ke seluruh bagian tubuh. Namun, ketika aliran darah ke jantung terputus akibat suatu penyumbatan dan  menimbulkan penurunan penyediaan oksigen. Penyumbatan secara mendadak tersebut yang mengakibatkan serangan jantung. Penyakit serangan jantung memiliki berbagai istilah seperti penyakit jantung koroner, penyakit jantung iskemik, penyakit arteri koroner, atau angina pectoris.

Seperti yang telah dibahas di paragraf atas, serangan jantung disebabkan adanya suatu penyumbatan yang mencegah aliran darah menuju jantung. Nah, penyumbatan ini dikarenakan adanya penumpukan lemak pada dinding pembuluh darah. Pembuluh darah menyempit dan menjadi kurang fleksibel. Keadaan ini terkadang disebut sebagai pengerasan arteri atau aterosklerosis. Lalu, bagaimana bisa lemak menumpuk di pembuluh darah? Alasannya yaitu karena merokok atau penggunaan tembakau lainnya, diet yang tidak sehat, dan kurang beraktivitas.

Menurut WHO, hampir dua pertiga dari orang-orang yang mengalami serangan jantung, meninggal sebelum mendapatkan perawatan medis. Ketika mereka telah mendapatkan perawatan modern pun, 60% dari mereka tetap saja meninggal atau menjadi cacat. Oleh karena itu, sebelum mengalami tanda-tanda serangan jantung, ada baiknya apabila kita melakukan tindakan pencegahan sejak dini. Penelitian menunjukkan bahwa faktor resiko yang berkaitan dengan serangan jantung yaitu merokok atau penggunaan tembakau lainnya, diet tidak sehat, dan kurang beraktivitas. Gaya hidup tidak sehat tersebut dapat menimbulkan masalah tekanan darah tinggi (hipertensi), gula darah tinggi (diabetes), dan lemak darah tinggi (hiperlipidermia). Tindakan pencegahan yang dapat dilakukan yaitu:

  1. Berhenti merokok dan/atau menghirup asap rokok orang lain. Asap rokok dapat memenuhi paru-paru dan mempersempit ruang oksigen. Sehingga meningkatkan kesempatan orang untuk mengalami serangan jantung.
  2. Meluangkan waktu setidaknya 30 menit untuk beraktivitas seperti berjalan, berkebun, atau melakukan pekerjaan rumah tangga. Aktivitas tersebut dapat membantu membakar lemak pada tubuh Anda dan mengurangi kadar lemak dalam pembuluh darah. Selain itu, dengan beraktivitas, maka oksigen dalam tubuh akan meningkat serta memperkuat jantung.
  3. Memakan lima porsi buah dan sayuran setiap hari. Kandungan antioksidan, vitamin, mineral, dan berbagai nutrisi lainnya dapat membantu dalam memperkuat jantung Anda. Anda dapat memakan satu buah pisang atau apel atau mangga (buah-buahan), dua sendok makan sayuran yang sudah matang.
  4. Membatasi garam, lemak dan gula dalam diet Anda. Pembatasan terhadap tiga elemen tersebut berguna untuk menghindari tekanan darah tinggi, diabetes dan kolesterol karena ketiga penyakit ini menjadi pemicu terjadinya serangan jantung. Ikan asin dna fast food adalah beberapa contoh makanan yang tinggi akan kadar garam. Sajian yang baik yaitu mengonsumsi garam kurang dari 1 sendok teh setiap hari.
  5. Melakukan check up dengan pemeriksaan berat badan, tekanan darah, lemak darah, dan gula darah setiap tahun. Dengan melakukan check up secara rutin, Anda dapat mengontrol gaya hidup Anda dan dapat melakukan pencegahan atau mengurangi makanan atau kegiatan yang menjadi pemicu faktor resiko tersebut.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here