Waspada Penyakit Radang Usus dan Tips Mengobatinya

0
2

Pernahkah Anda mengalami radang usus? Radang usus  besar atau yang juga disebut kolitis, adalah kondisi yang menyebabkan usus mengalami peradangan. Peradangan terjadi karena danya reaksi abnormal dari sistem kekebalan tubuh terhadap jaringan pencernaan yang normal dan sehat. Di saat radang usus terjadi, maka usus tidak dapat mencerna dan menyerap makanan dengan baik. Maka, berbagai penyakit akan muncul.  Jika Anda mengalami sakit perut dan dan diare dengan atau tanpa darah, ada kemungkinan Anda mengalami radang usus. Lebih lanjutnya, ayok intip gejala radang usus! Dengan mengetahui gejalanya, Anda dapat mengobatinya sebelum menjadi parah.

Gejala Radang Usus

Radang usus adalah suatu penyakit jangka panjang yang bersifat kambuhan yaitu menghilang dan muncul selama beberapa waktu. Gejala dan tingkat keparahannya tergantung pada bagian mana saja yang mengalami peradangan. Beberapa gejala yang umumnya terjadi adalah:

  • Nyeri atau sakit pada bagian perut
  • Kehilangan nafsu makan
  • Penurunan berat badan
  • Diare dan BAB yang bercampur darah serta bersifat kambuhan
  • Mengalami mual
  • Demam dan kelelahan
  • Kembung

Gejala-gejala tersebut akan datang dan pergi dalam kurun waktu yang lama. Perlu diketahui bahwa tidak semua orang mengalami gejala-gejala tersebut. Ada juga yang mengalami gejala tambahan lainnya. Oleh karena itu, akan lebih  baik jika Anda mengetahui penyebab dan cara pencegahannya sebelum Anda mengalami masalah kesehatan ini.

Penyebab Radang Usus

Hingga kini, penyebab utama dari radang usus belum ditemukan. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena penelitian terhadap radang usus telah difokuskan pada dua faktor penyebab yang paling mungkin yaitu genetis dan sistem imunitas tubuh. Penyakit radang usus atau inflammatory bowel disease atau kolitis dipercayai sebagai penyakit turunan atau genetis. Beberapa penelitian membuktikan bahwa kemungkinan terkena penyakit ini meningkat ketika ada keluarga Anda yang memiliki penyakit ini juga. Sistem imunitas tubuh dipercaya sebagai faktor penyebab radang usus, karena adanya suatu respon dari imunitas abnormal terhadap  penyerangan sel-sel dalam saluran pencernaan oleh bakteri atau virus. Kemudian, sistem pencernaan mulai meradang. Selain itu, gaya hidup yang tidak sehat juga dapat menyebabkan salah satu penyakit kronis ini. Bila Anda memiliki pola makan yang tidak teratur serta  stres, maka risiko menderita radang usus ini akan meningkat.

Penanganan dan Pengobatan Radang Usus

Hingga kini, belum ada obat yang dapat menyembuhkan radang usus. Pengobatan dan penanganan yang dilakukan hanya untuk mencegah kambuhnya gejala dan meredakan gejala yang muncul dan mengurangi resiko komplikasi yang mungkin terjadi. Penanganan yang dilakukan dapat berbentuk terapi, obat-obatan, maupun operasi.

Obat-obatan yang diberikan untuk mengatasi radang usus yaitu obat anti inflamasi non–steroid (OAINS) (eg. aminosalicylate dan kortikosteroid), obat imunosupresan (untuk menghalangi aktivitas sistem imunitas yang merusak atau membahayakan, eg. azathioprine, cyclosporine, dan infliximab), antibiotik (eg. metronidazole dan ciprofloxacin), pereda rasa sakit, obat anti-diare,  suplemen vitamin, suplemen zat besi, dan kalsium.

Sebelum mengonsumsi obat-obatan tersebut, lebih baik Anda konsultasikan dahulu ke dokter. Hal ini dikarenakan obat-obat yang dikonsumsi tergantung pada kondisi Anda yaitu seberapa parah tingkat radang usus yang dialami dan kondisi kesehatan Anda. Jika tindakan untuk meringankan gejala radang usus tidak membantu, maka prosedur operasi perlu dilakukan. Usus besar yang mengalami peradangan parah dan tidak dapat diminimalisir, harus diangkat melalui operasi. Setelah operasi, obat-obatan perlu dikonsumsi dan dilanjutkan agar mencegah kambuhnya radang usus lagi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here