Amankah Perawatan Tanam Benang (ThreadLift) Untuk Kecantikan?
Tuesday , July 25 2017
Home / Kecantikan / Amankah Perawatan Tanam Benang (ThreadLift) Untuk Kecantikan?

Amankah Perawatan Tanam Benang (ThreadLift) Untuk Kecantikan?

Di zaman modern ini, memperoleh wajah cantik bak putri raja bukanlah hal yang mustahil. Hal ini ditunjang dengan semakin canggihnya teknologi dunia kedokteran dalam menawarkan bebagai macam perawatan wajah, mulai dari filler, botox, hingga tanam benang (threadlift). Dari salah satu perawatan kecantikan tesebut, metode tanam benang terrmasuk yang banyak diminati.

Metode tanam benang ini pertama kali dikenalkan oleh negara Korea pada tahun 2002. Kemudian mulai marak di Indonesia sejak beberapa tahun lalu. Banyak orang yang tertarik dengan metode tanam benang karena dinilai tidak menimbulkan efek samping yang signifikan. Selain itu, meode tanam benang juga mampu membuat kulit wajah menjadi lebih kencang dan tampak muda.

Nah, bagi anda yang masih bingung dengan metode tanam benang, langsung saja simak ulasan di bawah ini:

Pengertian tanam benang (threadlift)

Tanam benang (threadlift) merupakan metode untuk mengencangkan kulit wajah dengan cara penanaman benang protein PDO (polydioxanone) ke bawah jaringan subkutan kulit untuk merangsang produksi kolagen. Kolagen merupakan pada lapisan kulit yang berguna untuk menjaga elastisitas kulit, menlacarkan sirkulasi darah, dan mengurangi kerutan di wajah. Benang PDO ini akan diserap oleh kulit secara perlahan dalam kurun waktu hingga 8 bulan.

Setelah penanaman benang, biasanya wajah akan terlihat lebih kencang dan keriput berkurang. Hasil yang didapatkan dari tanam benang ini akan bertahan hingga 1 atau 2 tahun. Sehingga wajah tampak lebih awet muda dalam kurun waktu tersebut.

Dimana Benang tersebut di tanam?

Secara umum, benang ditanam pada bagian pipi, dagu, dan hidung. Tujuannya untuk menarik kulit yang kendur sehingga menjadi lebih kencang. Bentuk benang yang digunakan pun juga bermacam-macam, mulai dari jenis benang polos, benang bergerigi, benang berpengait, benang kecil, hingga benang yang panjang.

Penggunaan benang bergerigi dan benang berpengait lebih mahal dan optimal dibangdingkan dengan benang polos. Pada umumnya digunakan untuk mengatasi kulit yang sangat kendur, dimana penanamannya sekitar 8-9 benang. Sedangkan benang polos lebih murah dan digunakan untuk wajah yang tidak terlalu kendur. Biasanya benang polos ditanam sekitar 20 hingga 30 pada kulit wajah.

Amankah metode tanam benang?

Setelah anda mengetahui manfaat dari metode tanam benang, kini yang jadi pertanyaan “Amankah metode tanam benang?”

Beberapa dokter spesialis kecantikan mengatakan metode tanam benang aman dan tidak ada efek samping yang terlalu membahayakan. Biasanya seseorang hanya akan mengalami lebam pada bagian kulit yang tela ditanam benang. Namun, dalam beberapa hari lebam dan bengkak akan menghilang dengan sendirinya.

Kendati demikian, metode tanam benang juga tidak memberikan keamanan 100%. Pasalnya, metode ini memasukkan benda asing ke dalam kulit. Sehingga apabila tidak dilakukan secara professional dapat menusuk syaraf, kelenjar air liur, dan pembuluh darah yang akan memicu pendarahan, radang, dan pembengkakan.

Di samping itu, metode tanam benang juga tidak dianjurkan untuk digunakan wanita yang hamil. Karena penanaman ini menggunakan zat bius (anastesi) dan menimbulkan rasa sakit yang dapat memicu kontraksi kehamilan.

***

Demikianlah sisi positif dan negatif dari meode tanam benang untuk kecantikan. Apabila anda berniat melakukan perawatan tanam benang, maka sebaiknya kosultasikan terlebih dahulu dengan dokter kulit yang professional.

About admin

Website ini dibangun dengan harapan mampu memberikan informasi yang berkualitas dalam berbagai topik, Kami membuka kesempatan bagi siapa pun untuk menjadi kontributor sebagai penulis tetap di website ini.

Check Also

kulit wajah kering

Cara Merawat Wajah Kering dan Kusam Secara Alami

Kulit wajah kering (xerosis atau asteatosis) merupakan kondisi dimana kulit kehilangan kelembabannya sehingga tampak pecah-pecah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *