Bahaya Minuman Soda Diet Bagi Kesehatan Tubuh

Posted on

Anda tentu tahu berapa banyak kalori yang terkandung di dalam minuman bersoda. Nah, jika Anda berpikir bahwa minuman soda diet jauh lebih aman untuk dikonsumsi karena ada embel-embel ‘diet’ di belakangnya, maka Anda salah besar. Nyatanya, soda diet bukanlah minuman untuk mereka yang sedang diet, atau mereka yang tak ingin memasukkan kalori terlalu banyak ke dalam tubuhnya. Inilah beberapa dampak dari soda diet yang perlu Anda ketahui:

Kegemukan

Sebuah studi di University of Texas Health Science Center menemukan bahwa semakin banyak soda diet yang diminum seseorang, maka risiko orang tersebut untuk menjadi gemuk akan lebih besar. Menenggak dua atau lebih kaleng soda diet sehari akan meningkatkan lingkar pinggang Anda hingga 500 persen. Menurut hasil penelitian di Purdue University, hal ini terjadi karena pemanis buatan yang terkandung di dalamnya dapat mengganggu kemampuan alami tubuh untuk mengatur asupan kalori berdasarkan manisnya makanan.

Mengganggu metabolisme

Penelitian tahun 2008 di University of Minnesota terhadap hampir 10.000 orang dewasa, konsumsi satu diet soda sehari dapat meningkatkan risiko sindrom metabolik hingga 34 persen. Beberapa gejalanya adalah berkumpulnya lemak di perut dan kadar kolesterol tinggi, yang menempatkan Anda pada risiko penyakit jantung.

Kerusakan sel

Soda diet mengandung natrium benzoat atau kalium benzoat ─senyawa yang tidak ada pada minuman soda biasa─ yang menurut profesor biologi molekuler dan bioteknologi di Universitas Sheffield di Inggris, memiliki kemampuan untuk menyebabkan kerusakan pada DNA di dalam mitokondria. Bahan tambahan jenis ini juga telah dikaitkan dengan gatal-gatal, asma, dan kondisi alergi lainnya. Sejak adanya isu ini, beberapa perusahaan minuman soda telah meniadakan penggunaan natrium benzoat dan menggantinya dengan pengawet kalium benzoat lain.

Memperburuk alergi

Minuman soda diet dapat memperparah alergi akibat benzoat dan kalium benzoat yang juga meningkatkan risiko asma dan alergi. Jadi, jika Anda memiliki anak yang menderita asma, berpikir panjanglah sebelum memberinya minuman soda diet.

Kesehatan gigi buruk

Kandungan gulanya yang minim ternyata tidak membuatnya baik untuk gigi Anda. Dengan pH 3,2, soda diet sangat asam. Enamel pada gigi mudah larut dalam kondisi asam. Jadi, jangan heran jika pada orang dewasa yang minum tiga atau lebih soda seharinya memiliki kesehatan gigi yang buruk.

Masalah pada ginjal

Dalam sebuah studi yang dilakukan selama 11 tahun di Harvard Medical School terhadap lebih dari 3.000 perempuan, ditemukan bahwa soda diet dikaitkan dengan peningkatan risiko penurunan fungsi ginjal sebanyak dua kali lipat. Fungsi ginjal mulai menurun ketika perempuan minum lebih dari dua soda sehari.

Dehidrasi

Minuman bersoda bukanlah cara yang baik untuk memuaskan dahaga Anda. Minuman soda diet mengandung kafein yang dapat menyebabkan dehidrasi. Kafein bersifat diuretik, yang berarti membuat Anda ingin buang air kecil terus-menerus. Semakin banyak Anda minum, semakin banyak air yang akan keluar dari dalam tubuh Anda, sehingga berpotensi menyebabkan dehidrasi. Dehidrasi dapat menyebabkan pusing, sakit kepala, mempercepat jantung, kejang, dan dalam kasus yang ekstrim, kematian.

Reaksi tubuh terhadap aspartam

Aspartam, pemanis buatan yang biasa terkandung dalam minuman soda diet, pada orang-orang tertentu ternyata dapat menimbulkan reaksi seperti sakit kepala atau pusing, tekanan di saluran pencernaan, dan perubahan suasana hati.

Gravatar Image
Website ini dibangun dengan harapan mampu memberikan informasi yang berkualitas dalam berbagai topik, Kami membuka kesempatan bagi siapa pun untuk menjadi kontributor sebagai penulis tetap di website ini.