Beginilah Cara Alami Menjaga Diri Agar Selalu Terhindar Dari Hipertensi

Posted on

Hipertensi alias tekanan darah tinggi dijuluki sebagai “the silent killer” karena kehadirannya yang sering kali tak disadari penderita. Sebenarnya ada cara lain untuk membebaskan diri darinya. Bila tidak segera diatasi, penyakit darah tinggi ini dapat menimbulkan komplikasi jantung, stroke, gangguan ginjal. Pengaburan penglihatan, atau penyakit ikutan lain. Untuk mengetahui keadaan tekanan darah, kita mesti menjalani pengukuran tekanan darah. Tekanan darah orang dewasa dinyatakan normal bila angka sistolik (angka atas) dibawah 140 dan diastolik (angka bawah) di bawah 85. Pada orang lansia angka tersebut lebih tinggi lagi.

Jika angka-angka itu sudah terlampaui, kita mesti melakukan beberapa tindakan untuk menurunkannya, di antaranya dengan diet makanan. Data WHO menunjukkan bahwa obat konvensional hanya mampu menyembuhkan penyakit sekitar 30%, sementara penyembuhan utama (70%) berasal dari makanan.

Bagi penderita hipertensi, diet yang harus dilakukan adalah : (1) kurangi konsumsi natrium. Artinya, bukan hanya kadar garam, tapi juga makanan olahan, (2) kurangi konsumsi karbohidrat dan lemak (3) batasi konsumen pangan hewani dan tingkatkan konsumsi pangan nabati (4) tingkatkan konsumsi makanan yang mengandung kalium dan kalsium, seperti serealia dan produknya sayur, buah, susu rendah lemak, daging, ikan, kacang-kacangan, dan umbi-umbian.

Terapi Alami

Selain terapi obat kimiawi dan relaksasi, Terapi herbal dan pemanfaatan tanaman obat, sayuran dan buah adalah alternative untuk mengusir hipertensi. Tanaman obat juga dapat digunakan untuk mengatasi hipertensi pada wanita hamil karena aman”.

Terapi alami ini akan menurunkan tekanan darah, mengatasi keluhan pusing, sempoyongan, kelelahan dan sebagainya. Namun, mengkonsumsi tanaman obat sebaiknya sesuai dengan anjuran, tidak boleh sembarangan. Sebab, tanaman obat pun tidak bebas dari efek samping. Dosis yang berlebih akan membahayakan kesehatan.

Sayur dan buah sehari-hari

Seledri, seluruh bagian tanaman yang biasanya menjadi bagian penyedap sop atau bakso ini bisa digunakan untuk menurunkan tekanan darah.  Ramuannya : 100-200 gram seledri dibersihkan, lalu diblender dengan sedikit air matang, perasan jeruk nipis, aduk rata, dan diminum, konsumsi : 2-3 kali sehari.

Belimbing manis, buah ini bisa dimasak, dimakan biasa, atau dibikin jus.

Belimbing Wuluh, pilihlah 5 buah belimbing yang sudah matang (berwarna kekuningan) ukuran sedang diblender, tambahkan sedikit air masak secukupnya, madu secukupnya, dan diminum 1 kali sehari.

Cincau rambat, daun yang biasa dipakai sebagai bahan membuat minuman ini juga berkhasiat menurunkan tekanan darah. Ambillah 20 lembar, dicuci bersih, lalu diremas-remas , ditambahkan 200 cc air matang lalu disaring dengan kain bersih. Diamkan beberapa saat hingga menjadi gel. Minumlah dengan menambahkan perasan jeruk nipis dan gula batu sesuai selera.

Ketimun, ambil sebuah ketimun ukuran sedang, cuci bersih, buang bagian pangkal dan ujungnya, lalu blender dengan air matang sexukupnya hingga tertampung 1 gelas (200 cc). minum 2-3 kali sehari.

Jeruk nipis. Ambilah ½ buah jeruk nipis ukuran sedang, diperas, lalu tambahkan air hangat hingga menjadi 200 cc. tambahkan gula batu atau gula aren secukupnya. Konsumsi : 2-3 kali sehari.

Selada air. Selain sebagai lalap, ramuan ini juga bisa dicoba caranya, 100 gram selada air dicuci bersih lalu dijus dengan ditambah air matang secukupnya. Dapat pula dikonsumsi sebagai lalapan lalapan atau dijadikan tumis. Konsumsi : 1-2 kali sehari.

Labu air, cara membuat ramuan dari buah yang biasa dijadikan sayur bening atau dikukus sebagai lalapan ini adalah sebagai berikut : 100 gram labu air dipotong-potong dan diblender, tambahkan air matang secukupnya hingga tertampung menjadi 1 gelas, lalu tambahkan perasan jeruk nipis secukupnya hingga tertampung menjadi 1 gelas, lalu tambahkan perasan jeruk nipis secukupnya. Minum 1-2 kali sehari.

Pisang dan Pepaya. Pisang bisa dimakan langsung, papaya bisa dimakan langsung atau jus dengan tambahan jeruk nipis .

Ramuan Khusus

Selain sayur dan buah, ada beberapa resep khusus alamiah untuk menurunkan hipertensi. Namun, pengobatan hipertensi tidak selalu sama antara seseorang dengan orang lain. Suatu obat yang cocok bagi satu penderita, belum tentu cocok bagi yang lainnya.

Berikut ini beberapa resep alamiah untuk menurunkan hipertensi :

  1. 1-2 buah mengkudu (pace) matang dicuci bersih, dipotong-potong, diblender dengan air secukupnya lalu direbus hingga mendidih, tambahkan madu secukupnya. Minum satu hari sekali.
  2. 30 gram daun meniran, di cuci bersih, lalu direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc dan diminum. Lakukan 2 kali sehari.
  3. 30 gram daun pegagan dibersihkan lalu direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. saring air rebusan itu, lalu bagi menjadi 3 bagian untuk 3 kali minum. Tambahkan gula atau madu secukupnya. Diminum selagi hangat.
  4. 100 gram akar alang-alang direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, kemudian disaring dan diminum airnya.
  5. 30 gram rambut jagung direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, lalu disaring dan diminum 2 kali sehari masing-masing 150 cc.

Selain diet makanan, cara yang dilakukan bagi penderita hipertensi adalah berolahraga secara teratur dan terukur, istirahat cukup, menghindari rokok, menghindari pola hidup yang berhubungan dengan emosi negatif, seperti emosi yang tak terkendali (temperamental), ambisius, pekerja keras yang tidak tenang, takut dan kecemasan berlebihan. Semoga bermanfaat.

Gravatar Image

Website ini dibangun dengan harapan mampu memberikan informasi yang berkualitas dalam berbagai topik, Kami membuka kesempatan bagi siapa pun untuk menjadi kontributor sebagai penulis tetap di website ini.