Cara Mudah Yang Membuat Jantung Lebih Sehat

0
24

Hasil Riset Kesehatan Dasar tahun 2013 menunjukkan bahwa penyakit jantung dan pembuluh darah merupakan penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Saatnya anda lebih mencintai jantung Anda.

Seumur hidup manusia, jantung ‘bekerja keras’ mengisi bahan bakar bagi tubuh dengan cara mensuplai darah yang kaya oksigen dan zat gizi ke otak, anggota tubuh, dan organ lain. Sayangnya, meski telah bekerja keras, 40 persen orang masih jarang memberi perhatian lebih pada jantungnya. Hal ini tentu saja mengkhawatirkan. Apalagi membaca fakta Hasil Riset Kesehatan Dasar di atas yang menyebutkan bahwa penyakit ini merupakan pembunuh nomor satu di Indonesia.

Masih sayang pada jantung Anda? Berarti, kini saatnya Anda mulai peduli pada jantung. Mulailah dengan langkah sederhana yang mudah dilakukan, seperti:

Berolahraga 30 menit membuat jantung bekerja dengan melebarkan pembuluh darah kecil atau kapiler di permukaan jantung. Semakin aktif dan kuat kapiler Anda, semakin banyak juga aliran darah yang dapat dipompa jantung. Pada akhirnya, jantung pun akan semakin kuat. Targetkan setidaknya berolahraga kardio 2,5 jam setiap minggu untuk memastikan pembuluh darah kapiler Anda terjaga dengan baik.

  • Optimislah.

Orang yang selalu bergembira lebih jarang terkena penyakit jantung, bahkan jika di dalam keluarganya terdapat riwayat penyakit ini. Sifat periang ternyata adalah penangkal stres yang kerap menjadi sumber utama penyakit jantung.

  • Konsumsi teh.

Baik teh hijau maupun teh hitam sama-sama dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL). Minum teh secara rutin juga dapat memperbaiki fungsi arteri jantung. Tapi ingat, teh dalam kemasan tidak masuk hitungan dalam hal ini, ya.

Mineral ini berperan penting dalam menstabilkan denyut jantung. Tambahan magnesium sebanyak 200 gram sehari dalam asupan harian Anda (bisa lewat makanan atau suplemen) dapat memangkas risiko penyakit jantung hingga 22 persen. Sumber magnesium terbaik dari makanan adalah biji-bijian utuh, kacang-kacangan, dan sayuran hijau.

  • Bersenang-senang.

Hang out di akhir pekan, berkumpul bersama teman atau keluarga, sambil makan atau minum di kafe yang menyenangkan, dapat menurunkan risiko kematian jantung mendadak hingga 30 – 40 persen.

Setelah mengenal hal-hal baik yang menyehatkan jantung, Anda juga harus mengenal hal-hal buruk apa saja yang merugikan kesehatan jantung. Ini dia:

  • Suara bising.

Tinggal di lingkungan yang ramai, atau terus-menerus terpapar dengan suara keras, dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Menurut para ahli, populasi suara ini berkaitan dengan meningkatkan stres, dimana stress merupakan salah satu pemicu penyakit jantung.

  • Gangguan hormonal.

Wanita yang memiliki masalah dengan kadar estrogen atau testosteronnya memiliki risiko mengalami serangan jantung 7 kali lebih tinggi dibanding mereka yang tak memiliki masalah hormonal. Jadi, jangan menunda untuk menghubungi dokter jika Anda mengalami masalah menstruasi tidak teratur.

  • Polusi udara.

Menghirup udara kotor dapat menyebabkan aterosklerosis, penyempitan dan pengerasan pembuluh darah. Dan, hanya dengan menjauh dari jalan raya yang penuh asap, Anda dapat terbantu menurunkan risiko tersebut.

  • Marah-marah..

Kecewa dan kesal adalah hal yang wajar dan pasti dialami oleh setiap orang. Tetapi, jangan meluapkannya dengan cara marah-marah, apalagi jika dilakukan terus-menerus dan dalam jangka waktu lama. Marah-marah akan membuat jantung bekerja lebih keras. Akibatnya, peluang untuk mengalami serangan jantung pun meningkat hingga 2,4 kali lipat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here