Inilah Gejala dan Cara Pengobatan Tetanus Berikut Ini

Posted on

Tetanus adalah merupakan jenis penyakit yang menyerang sistem otot dan sistem urat saraf manusia, penyakit yang juga banyak dikenal dengan nama lockjaw ini disebabkan oleh infeksi zat sejenis neurotoksin yang dihasilkan oleh bakteri Clostridium tetani. Penyakit tetanus sendiri dapat diklasifikasikan ke dalam kelas penyakit yang berbahaya, mengingat penyakit ini memiliki angka kematian hingga 50%. Tingkat kematian yang tinggi ini pada umumnya terjadi pada penderita yang berusia sangat muda atau tua serta pengguna obat suntik.

Seseorang dapat didiagnosa memiliki penyakit yang menyerang sistem otot dan urat saraf ini berdasarkan beberapa gejala berikut:

Penurunan tingkat kesadaran

Penurunan kesadaran ini disebabkan oleh pengaruh dari neurotoksin yang dihasilkan oleh bakteri Clostridium tetani  yang mencapai otak dan membuat peradangan pada jaringan otak. Gejala ini dapat berupa turunnya responsibilitas/ tidak responsive terhadap suatu hal. Pada kasus yang telah memasuki tahapan serius, hal ini dapat menyebabkan koma.

Adapun juga gejala lain yang juga sering muncul beiringan dengan penurunan kesadaran yang disinggung sebelumnya adalah:

  • Rasa kaku pada beberapa bagian otot tubuh, meliputi wajah, leher, bagian dada dan perut, punggung dan tangan.
  • Rasa nyeri pada otot rahang yang menyebabkan kesulitan dalam menelan atau membuka mulut
  • Irama detak jantung yang tidak teratur dan cenderung cepat
  • Demam
  • Rasa sesak napas
  • Kejang
  • Produksi keringan yang berlebih
  • Tekanan darah tinggi

Seperti yang dibahas sebelumnya bahwa tetanus biasanya menyerang penderita yang berusia sangat muda. Hal ini tentunya ditunjukkan untuk penderita dalam kategori bayi, jenis tetanus yang menyerang bayi dikenal dengan nama Tetanus neonatorum. Untuk jenis kasus ini, faktor yang menyebabkan jenis tetanus ini pada umumnya adalah penanganan tali pusar yang kurang tepat dan hiegienis, sehingga terinfeksi oleh bakteri tetanus.

Salah satu hal yang membuat tetanus menjadi salah satu penyakit yang sangat membahayakan adalah kemungkinan komplikasi yang dapat disebabkan.  Terinfeksi penyakit tetanus dapat menyebabkan komplikasi parah berupa:

  • Patahnya tulang belakang
  • Kejang otot pernapasan yang menyebabkan kegagalan pernapasan
  • Kerobekan pada otot
  • Pada kasus yang terjadi pada bayi, hal ini dapat menyebabkan kerusakan otak yang parah

Untuk melakukan pencegahan terhadap infeksi atau probalitas terjangkit penyakit ini, berikut ini adalah beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan:

Vaksinasi

Vaksinasi dapat dibilang adalah cara yang paling baik secara medis untuk menghindari penyakit tetanus. Vaksinasi ini biasanya dilakukan setiap 10 tahun sekali untuk orang dewasa. Sedangkan untuk bayi yang baru lahir, vaksinasi diwajibkan dalam rentang umur 2 bulan hingga 5 tahun.

Waspada terhadap luka yang disebakan oleh benda yang mengalami kontak dengan tanah

Pada poin ini kasus yang paling sering dijadikan contoh adalah paku berkarat yang ada di tanah. Apabila  anda mengalami tertusuk paku, tindakan yang perlu anda lakukan adalah mencucinya dengan alkohol sebagai tindakan pertama.

Untuk pengobatan tetanus, biasanya dokter akan memberikan antibiotik sebagai tindakan guna membunuh bakteri yang menginfeksi. Jenis obat yang biasa digunakan dalam langkah penanganan ini adalah metronidazol. Pada proses penanganan juga terdapat langkah pembersihan luka guna menghindari infeksi bakteri abses. Selain itu, penangananan terhadap kejang otot yang mungkin terjadi juga adalah poin penting yang tidak boleh dilupakan. Penanganan kejang otot sendiri dilakukan dengan pemberian obat penenang seperti diazepam. Pasien juga biasanya akan di-support dengan ventilator untuk membantu pernapasan pasien.

Gravatar Image
Website ini dibangun dengan harapan mampu memberikan informasi yang berkualitas dalam berbagai topik, Kami membuka kesempatan bagi siapa pun untuk menjadi kontributor sebagai penulis tetap di website ini.