Inilah 9 Alasan Makanan Organik Lebih Baik Daripada Makanan Cepat Saji

0
27

Konsumsi bahan pangan organik yang bebas dari bahan-bahan kimia sintetis, seperti pestisida, sudah cukup berkembang di Indonesia. Buktinya saja, semakin banyak restoran besar yang menggunakan beras organik sebagai cara menarik pelanggan.

manfaat makanan organik

Sebenarnya, pertanian organik bukanlah cara baru. Dulu, pertanian tradisional pun dilakukan sesuai dengan irama alam, tanah digarap, benih ditabur, tanaman dirawat dan dipanen. Untuk menyuburkan tanah digunakan pupuk hijau (pupuk kandang dan kompos). Pola tanam pun ditetapkan petani mengikuti alam, berdasarkan iklim, musim, ilmu perbintangan, dan kearifan tradisional lainnya. Yuk, ubah pilihan Anda menjadi organik untuk hidup yang lebih baik. Inilah hal-hal yang menjadi alasan mengapa hidup organik jauh lebih baik:

  1. Bahan kimia menghancurkan kemampuan tanah menyimpan dan memproses karbon.

Nutrisi-nutrisi penting penyubur tanaman pada akhirnya menjadi rusak dan hilang akibat gempuran pestisida dalam jumlah berlebihan pada tanaman.

  1. Zat kimia pada pestisida meracuni udara, air, dan tanah.

Kebanyakan zat kimia, termasuk yang berasal dari pestisida, tidak bisa diuraikan secara alami oleh alam. Racunnya akan terus ada dan efeknya bisa jadi sangat mengerikan. Contoh mudahnya adalah, air sumur dari sumber air tanah semakin banyak yang terkontaminasi.

  1. Dosis kecil zat kimia sama berbahayanya seperti dosis besar.

Zat kimia tidak dilarang penggunaannya selama masih dalam ambang batas aman. Padahal kenyataannya, para dokter dan ilmuwan telah menemukan bahwa dosis kecil yang terakumulasi secara terus-menerus bisa sama berbahayanya dengan dosis besar. Dan, sesungguhnya tidak ada batas yang aman, karena racun tetaplah racun.

  1. Bahan kimia sama sekali tidak diperlukan untuk tanaman.

Apapun bentuknya, penyubur sintetis, pestisida, fungisida, dan rekayasa genetika yang diaplikasikan pada tanaman untuk hasil produksi yang berkali-kali lipat, sebenarnya tujuannya hanya untuk mendapatkan profit yang lebih besar. Tanpa direkayasa pun sebenarnya seluruh tanaman di dunia ini akan tumbuh (secara organik).

  1. Makanan organik lebih sehat dan aman.

Studi menunjukkan bahwa beberapa jenis makanan organik mengandung antioksidan tinggi dan merupakan nutrisi yang sangat ampuh untuk melawan kanker.

  1. Makanan organik lebih simpel.

Memilih untuk mengonsumsi makanan organik tida berarti Anda tak diperkenankan jajan bakso, somay, atau pempek. Bahkan sebenarnya, Anda pun bisa membuat sendiri makanan-makanan tersebut dari bahan-bahan organik. Bumbu seperti saus dan kecap pun kini mudah ditemukan versi organiknya.

  1. Pangan berkimia itu murah karena disubsidi.

Aslinya, bahan makanan berbahan kimia itu berharga lebih mahal dibanding makanan organik. Tapi faktanya, kini makanan organiklah yang dianggap mahal. Padahal, makanan non organik bisa berharga murah karena disubsidi oleh pemerintah, salah satunya adalah dalam bentuk bantuan pembelian pestisida.

  1. Pertanian organik membantu melindungi keragaman hayati.

Jika Anda peduli pada kelestarian lingkungan, organik adalah solusi yang tepat. Menurut International Union for Conservation of Nature, sepertiga amfibi, 1 dari 8 burung, dan seperempat mamalia berada dalam ambang kepunahan akibat efek racun dari zat kimia yang mengurangi kemampuan mereka untuk tumbuh dan bereproduksi.

  1. Organik membuat Anda lebih sehat dan bahagia.

Mereka yang mengonsumsi makanan organik akan berkurang kadar pestisida di dalam tubuhnya hingga 90 persen. Jika kita semua hidup hanya dari organik, bukan tak mungkin kita tak akan pernah (atau sangat jarang sekali) membutuhkan obat-obatan apapun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here