Inilah Cara Agar Terhindar dari Kejahatan di Media Sosial

0
75

Sebagaimana telah dijelaskan pada artikel-artikel sebelumnya bahwa media sosial tidak selamanya aman dari kejahatan. Keamanan seseorang pada media sosial sangat bergantung pada penggunanya itu sendiri. Sekecil apapun yang dilakukan oleh pemilik akun di media sosial dapat dipastikan akan memberikan dampak meskipun itu sedikit. Baik dampak positif maupun negatif semua itu sangat tergantung pada tindakan anda.

Fakta tersebut sebenarnya bukanlah hal yang baru. Telah banyak kasus kejahatan terjadi dan mayoritas semua kasus tersebut berawal dari media sosial. Ada kejahatan yang berbentuk pembunuhan, narkoba, pencemaran nama baik, penipuan, penjualan anak, dan lain sebagainya. Semua hal tersebut tentu tidak terjadi tanpa sebab. Akan tetapi kasus-kasus tersebut terjadi bisa dipastikan dikarenakan suatu tindakan seseorang yang dapat memancing tindak kriminal.

Untuk itu ada baiknya jika anda yang masih baru dalam menggunakan media sosial maka sebaiknya anda mulai berhati-hati sejak terjun pertama kali di sosial media. Paling tidak ada beberapa cara yang harus anda perhatikan pada saat terjun di media sosial. Dan di antara tips atau cara menghindari kejahatan di media sosial adalah sebagai berikut.

kejahatan di media sosial

  • Lebih mengedepankan sopan santun

Dengan aktif di media sosial sebenarnya tidak jauh berbeda dengan hidup sebagaimana bermasyarakat pada umumnya. Dalam media sosial anda pun harus lebih mengedepankan sopan santun atau adab. Salah satu cara mengedepankan adab adalah dengan tidak menyembunyikan identitas anda sebenarnya. Meskipun banyak juga yang menggunakan profil palsu atau profil orang lain sebenarnya hal itu bukanlah hal yang baik dan tidak perlu ditiru. Sebab orang akan lebih cenderung mau berkomunikasi ketika data pribadi anda sangat jelas. Di sinilah letak nilai pribadi anda yang cenderung lebih jujur karena tidak menyembunyikan identitas asli.

Sopan santun seorang pengguna media sosial juga dapat dilihat dari status. Status di media sosial sebenarnya mencerminkan perilaku anda. Apa yang anda pikirkan dan apa yang anda sedang kerjakan akan diperhatikan dan dinilai oleh orang lain. Untuk itu, agar orang lain tidak memiliki pikiran jahat terhadap diri anda maka sebaiknya anda pun tidak membuat status yang mengundang orang lain untuk berpikiran jahat.

Contoh kecil sebuah tindakan yang dapat mengundang orang lain berpikiran jahat misalnya anda seringkali mengupload foto pribadi yang vulgar atau terkesan tidak sopan. Secara tidak sadar sebenarnya anda telah memamerkan sebagian tindakan anda kepada orang lain. Sehingga ketika orang melihat foto anda tersebut akan bepikiran bahwa anda bukanlah orang baik. Terlebih lagi misalnya foto yang anda upload adalah foto anda bersama pacar dengan pose yang tidak seharusnya.

  • Mengutamakan hal-hal yang bersifat informatif

Hal lain yang dapat anda lakukan agar terhindar dari kejahatan cyber adalah mengunggah hal-hal yang informatif. Fakta saat ini memang masih banyak pengguna media sosial yang mengupdate statusnya denga hal-hal yang tidak bermanfaat. Bahkan, banyak juga status yang justru mengundang SARA. Hal tersebut tentu bukanlah tindakan yang bisa dicontoh.

Akan lebih baik lagi apabila anda mengupdate status atau mengunggah atau menshare hal-hal yang lebih informatif. Contohnya, anda bisa membuka diskusi dengan suatu pertanyaan kepada teman anda. Atau anda juga bisa menshare pengetahuan anda tentang suatu ilmu agar orang yang membaca status anda semakin tercerahkan. Atau anda pun bisa menshare kegiatan-kegiatan yang positif lainnya seperti workshop, membaca, dan lain sebagainya. Intinya adalah jadikan media sosial tersebut lebih mendatangkan manfaat untuk orang lain.

Apabila kedua hal di atas anda lakukan dengan penuh kesadaran maka sebenarnya anda sudah menutup sebagian pintu kejahatan yang bisa saja terjadi pada diri anda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here