Inilah Cara Alami Menyingkirkan Plak Gigi Agar Gigi Tetap Sehat

Posted on

Permukaan gigi kita memiliki lapisan tipis (biofilm) yang mengandung banyak sekali mikro organisme, baik jahat maupun baik, yang kadang tak hilang hanya dengan menyikat gigi. Jika lapisan ini bercampur dengan sisa makanan, maka timbullah apa yang disebut sebagai plak gigi.

Plak gigi menyebabkan gusi di daerah leher gigi meradang. Jika sudah begini, gusi menjadi sangat mudah berdarah, bahkan hanya dengan sentuhan ringan, misalnya saat makan makanan yang agak keras atau saat menyikat gigi. Penumpukan plak ini juga dapat menyebabkan bau mulut akibat bakteri yang menghasilkan senyawa sulfur berbau tak sedap.

Menyingkirkan plak sebenarnya bukanlah perkara sulit. Cukup dengan menghindari konsumsi makanan lengket atau manis, makanan dengan pengawet buatan, pemanis buatan, pewarna makanan, sirup jagung fruktosa tinggi, gula halus, tepung halus, dan minyak terhidrogenasi parsial. Jenis-jenis makanan tersebut menyebabkan tubuh berada dalam kondisi asam yang dapat meningkatkan jumlah bakteri penyebab peradangan. Tapi, jika plak terlanjur berkumpul di gigi-gigi Anda, maka singkirkan dengan aneka bahan makanan alami berikut.

Makanan bertekstur renyah
Makanan seperti batang seledri, apel, wortel, mentimun, pir, atau selada, ternyata efektif membersihkan gigi. Makanan bertekstur renyah tersebut, ketika digigit dan dikunyah di dalam mulut, ibarat ‘sapu’ yang akan membersihkan permukaan gigi Anda dari kumpulan plak. Makanan dengan tekstur renyah ini juga akan meningkatkan produksi air liur yang membersihkan dan memberikan rasa segar di mulut Anda.

Bawang
Bawang memang bisa menimbulkan bau mulut setelah Anda mengonsumsinya. Tapi, bawang, terutama ketika dimakan mentah, memiliki kekuatan sebagai antibakteri yang cukup kuat. Semua itu berkat kandungan sulfur di dalam bawang. Tak suka bawang mentah? Bawang yang dimasak pun punya khasiat yang tak jauh berbeda, kok. Salah satu jenis bawang, yaitu bawang putih, mengandung senyawa allicin yang menghambat aktivitas senyawa penyebab periodontitis.

Teh
Peneliti yang dilakukan di University of Illinois di Chicago menemukan bahwa orang yang berkumur dengan teh hitam untuk satu menit, 10 kali sehari, penumpukan plak pada permukaan giginya mengalami pengurangan dibanding mereka yang hanya berkumur dengan air biasa. Sedangkan mereka yang minum atau membilas mulut dengan teh hijau, giginya menjadi lebih terlindung dari risiko menjadi terkikis.

Cranberry
Buah cranberry mengandung polifenol seperti teh, yang dapat mengurangi jumlah plak yang menempel pada gigi dan menurunkan risiko gigi berlubang, demikian menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Caries Research.

Kismis
Kismis tidak mengandung sukrosa atau gula sederhanayang menyebabkan bakteri mudah menempel pada permukaan gigi dan menghasilkan plak. Kismis juga merupakan sumber phytochemical, yang dapat membunuh bakteri di plak penyebab gigi berlubang. Beberapa senyawa dalam kismis juga mempengaruhi pertumbuhan dua spesies bakteri di mulut yang berhubungan dengan bau mulut dan penyakit gusi.

Jamur shiitake
Jamur ini mengandung lentinan, gula alami yang mencegah timbulnya bakteri mulut pada plak gigi.

Keju
Keju membantu menetralisir asam pada plak. Mengunyah keju juga akan meningkatkan produksi air liur untuk membantu membersihkan beberapa jenis bakteri di dalam mulut. Keju juga kaya akan fosfat dan kalsium, membantu menyeimbangkan pH di dalam mulut, menjaga enamel gigi, serta membantu mencegah gigi berlubang dan penyakit gusi.

Minyak atsiri
Minyak seperti eucalyptol, menthol, dan tea tree oil dapat membantu membunuh bakteri di dalam mulut. Bagaimana cara menggunakan minyak atsiri ini? Cukup dengan mencampurkan satu sendok minyak atsiri ke dalam setengah gelas air, kemudian berkumur selama sekitar 15-20 menit. Setelah itu, sikat gigi Anda.

Gravatar Image
Website ini dibangun dengan harapan mampu memberikan informasi yang berkualitas dalam berbagai topik, Kami membuka kesempatan bagi siapa pun untuk menjadi kontributor sebagai penulis tetap di website ini.