Inilah Tips Mempersiapkan Dana Pendidikan Anak Yang Baik dan Benar

0
15

Dana pendidikan anak seharusnya dipikirkan sejak pasangan muda-mudi pertama kali menikah. Meskipun pasangan baru belum memiliki anak tidak ada salahnya sudah memulai mencicil biaya pendidikan anak. Sebab, setiap tahunnya biaya pendidikan anak selalu meningkat. Terlebih jika anda nanti akan menyekolahkan anak anda di sekolah yang memiliki fasilitas serba plus serta berstandar internasional.

Untuk menyikapi alokasi dana pendidikan anak tersebut anda harus rela menekan biaya konsumtif agar tabungan pendidikan anak bisa dicicil sejak dini. Sebelum anda memulai menabung dana pendidikan anak alangkah baiknya jika anda merumuskan segala hal yang berkaitan dengan biaya pendidikan anak tersebut.

  • Keperluan Biaya Pendidikan Anak

Uang pangkal

Uang pangkal sekolah biasanya dibayarkan di awal dan hanya sekali. Meskipun demikian biasanya jumlah uang pangkal cukup besar, tergantung dengan tipe sekolahannya. Bisa mulai jutaan hingga puluhan juta. Bahkan, ketika nanti anak telah mencapai masa kuliah, uang pangkal bisa saja mencapai ratusan juta. Untuk itu anda harus benar-benar menyiapkannya sejak dini segala kebutuhan pendidikan anak.

Uang SPP

Uang SPP merupakan iuran wajib siswa setiap bulan atau setiap semester sekali. Selama anak nanti bersekolah mereka diwajibkan membayar uang SPP yang besarannya bervariasi mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Alokasi dana ini harus juga anda pikirkan sejak dini agar nantinya anda tidak kualahan dalam memenuhi kebutuhan tersebut.

Biaya sekunder

Biaya sekunder ini adalah biaya pendukung anak ketika bersekolah. Misalnya biaya sehari-hari untuk mendukung belajar anak yang meliputi, belanja buku, seragam, uang saku, uang transportasi dan lain sebagainya.

Biaya ekstrakurikuler

Setiap sekolahan biasanya selalu menarik biaya ekstrakurikuler. Untuk itu anda juga harus memikirkan kebutuhan anak tersebut. Biaya ini meliputi biaya kursus-kursus, mulai dari kursus bahasa, menari, bimbingan belajar, dsb. Semakin detail anda memikirkan segala kebutuhan anak maka semakin nyaman juga anak nantinya.

  • Sumber Pemasukan Dana

Sebelum anda memutuskan menabung dana pendidikan anak sebaiknya anda ketahui dulu pos-pos keuangan keluarga yang harus anda penuhi. Pengeluaran rutin setiap bulan biasanya tidak lepas dari menabung, membayar cicilan barang, iuran asuransi, kebutuhan hidup, dan lain-lain. Karena pos pengeluaran sangat banyak maka sebaiknya anda hitung dulu berapa pemasukan anda per bulannya.

Dan setelah mengetahui nominal per bulan anda bisa membagi-baginya ke dalam beberapa pos tersebut tadi. Anda bisa saja menyisihkan 10-30% pendapatan anda setiap bulan untuk tabungan dana pendidikan anak agar tidak terpakai untuk kebutuhan lainnya.

Untuk mendapatkan pemasukan yang lebih maka anda pun harus cerdas dalam bekerja. Jika anda adalah orang kantoran maka anda bisa berbisnis lainnya di luar jam kantor. Atau bisa juga anda dan istri sama-sama bekerja agar pemasukan semakin bertambah banyak dan bisa mengisi pos-pos keuangan keluarga tadi.

  • Tips Memenuhi kebutuhan dana pendidikan anak

Untuk hal ini tidak ada cara lain selain menabung. Menabung sejak dini adalah solusi yang tepat untuk memiliki kas-kas keuangan. Uang hutang ke bank bukan solusi untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak. Sebab setelah anda mendapatkan dana segar selanjutnya anda akan pusing dibuatnya karena harus memikirkan cara mengembalikannya. Untuk itu, sebaiknya anda fokus menabung saja mulai sekarang. Atau anda bisa memanfaatkan instrumen pada bank seperti deposito, reksadana, saham, dan lain sebagainya. Dengan instrumen-instrumen inilah anda akan mampu memenuhi kebutuhan dana pendidikan anak beberapa waktu ke depan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here