Jenis, Gejala, Diagnosis dan Pengobatan Hemangioma

0
45

Anda tentu mengetahui bahwa tubuh manusia memiliki sistem ekskresi yang berperan dalam proses pembuangan zat sisa metablosime tubuh.  Dalam sistem ekskresi, organ bernama hati dapat dikatakan sebagai organ vital yang mengambil peran atau andil sangat penting. Pada sistem ekskresi , hati berfungsi sebagai alat ekskresi yang membantu fungsi ginjal dalam melakukan pemecahan senyawa toksin di dalam tubuh dan membentuk amonia, asam urat dan urea. Dikarenakan fungsinya yang sangat vital inilah, kegagalan fungsi hati merupakan kondisi medis  yang dapat mengancam jiwa penderitanya. Kegagalan fungsi hati ini dapat disebabkan oleh infeksi beberapa jenis penyakit, salah satunya adalah Hemangioma.

Mungkin masih banyak dari anda yang masih belum mengenal istilah” Hemangioma”, Hemangioma sendiri adalah sebuah tumor jaringan lunak yang angka kasus kejadiannya/ pravelensi-nya lebih banyak terjadi pada bayi yang baru lahir dan juga anak dengan range usia dibawah 1 tahun. Penyakit yang memiiiki tingkat kemunculan 5 hingga 10 % pada anak dibawah usia 1 tahun ini biasanya banyak ditemukan pada kulit, Hemangioma ini pada umumnya muncul pada kulit bayi dalam bentuk luka parut yang terus membesar. Pada kebanyakan kasus, Hemangioma ini akan sembuh ketika penderita menginjak usia 10 tahun.

Untuk infeksi Hemangioma yang menyerang hati, kasus ini memang terbilang cukup jarang terjadi. Sejumlah penelitian mengungkapkan bahwa Hemangioma ini sangat sensitif dengan hormon esterogen, dimana hormon Hemangioma ini dapat mencegah ataupun menghambat perkembangan Hemangioma di hati. Oleh karena itulah pada beberapa kasus menopause, wanita tersebut akan diberikan hormon pengganti estrogen guna mengurangi resiko Hemangioma pada hati.

Penyakit Hemangioma ini dapat dikelaskan atau diklasifikasikan dalam beberapa tipe, yaitu:

Hemangioma kapiler

Hemangioma jenis ini pada umumnya akan muncul pada waktu kelahiran atau beberapa hari sesudahnya. Hemangioma yang juga dikenal dengan nama strawberry Hemangioma ini biasanya akan menujukkan symptoms/ gejala berupa munculnya bercak merah berbentuk lobular yang terus membesar.

Hemangioma Kavernosum

Berbeda dengan Hemangioma kapiler, Hemangioma kavernosum ini menujukkan gejala berupa munculnya nodus yang berwarna merah hingga ungu.

Hemangioma campuran

Hemangioma campuran ini merupakan kombinasi antara Hemangioma kapiler dan Hemangioma kavernosum. Hemangioma jenis ini kebanyakan ditemukan pada ekstrimitas inferior dengan gejala berupa  kemunculan tumor lunak berwarna merah kebiruan .

Seperti yang telah dikatakan sebelumnya bahwa penyakit ini kebanyakan ditemukan pada kulit, sehingga gejala akan terlihat jelas tergantung jenis Hemangioma yang menyerang. Gejala Hemangioma dapat berupa bercak merah hingga biru. Sedangkan untuk Hemangioma yang menginfeksi organ dalam seperti hati, penderita akan cenderung mengalami beberapa symtomps/ gejala sebagai berikut:

  • Merasa pusing/ Nausea
  • Hilangnya nafsu makan
  • Muntah
  • Perut kembung
  • Penurunan berat badan

Untuk diagnosis penyakit Hemangioma ini, pemeriksaan fisis dan juga riwayat adalah hal yang diterapkan. Namun pemeriksaan lanjutan juga diperlukan, karena banyak juga kesalahan diagnosa yang mengdiagnosis penyakit ini sebagai malformasi maskular dan tumor lain. Pemeriksaan lanjutan yang dimaksudkan sebelumnya adalah:

  • USG
  • MRI
  • CT Scan
  • Foto X ray
  • Biopsi kulit/ untuk kasus Hemangioma pada kulit.

Dalam penanganan penyakit ini, pengobatan yang digunakan adalah:

Edukasi dan observasi

Pada tahap ini pengobatan dilakukan dengan melakukan pemeriksaan rutin guna memantau perkembangan gejala Hemangioma. Pada beberapa kasus Hemangioma yang menyerang bayi, penyakit ini akan mengalami pembesaran lesi pada bulan-bulan pertama dan kemudian perlahan mengalami regresi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here