Jenis-Jenis Penyakit Usus Besar dan Bahayanya bagi Tubuh

Posted on

Usus besar adalah salah satu organ pencernaan yang rawan terserang penyakit. Hal ini dikarenakan usus besar merupakan organ yang menampung limbah dan menyerap racun dari sisa-sisa makanan. Sehingga tidak heran jika banyak orang yang mengalami gangguan pencernaan di usus besar.

Berikut beberapa jenis penyakit pada usus besar:

  1. Usus buntu (Apendistis)

Usus buntu merupakan organ berbentuk tabung kecil (5-10 cm) yang melekat pada usus besar. Penyakit usus buntu (Apendistis) ditandai dengan timbulnya peradangan yang menyakitkan pada usus besar. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, umumnya diderita oleh orang berusia muda yaitu sekitar 10 hingga 20 tahun. Beberapa gejala yang sering muncul pada penderita penyakit usus buntu adalah nyeri perut, demam, nafsu makan berkurang, pembengkakan perut, mual, muntah, diare, kram perut, sulit buang gas, dan sakit saat buang air kecil.

  1. Kanker usus

Penyakit kanker usus dapat menyerang siapa saja, baik wanita ataupun pria. Umumnya, penyakit kanker usus diawali dengan munculnya polip. Sayangnya, polip ini tidak menunjukkan gejala yang signifikan. Sehingga seringkali tidak terditeksi dan berkembang semakin besar.

Penyebab utama kanker usus adalah pola makan yang tidak sehat, seperti mengonsumsi makanan instan, tinggi kolesterol, dan makanan rendah gizi. Biasanya gejala yang sering terjadi adalah susah buang air besar (BAB), bahkan terkadang disertai pendarahan. Apabila kanker usus mencapai tahap kronis, biasanya penderita tidak dapat melakukan BAB karena jalur pengeluaran feses terhalangi oleh sel-sel kanker. Hingga saat ini, tidak ada penanganan yang signifikan untuk menyembuhkan kanker usus stadium akhir. 

  1. Sembelit atau Konstipasi

Sembelit atau konstipasi merupakan keadaan dimana hubungan antara urat syaraf dan otot-otot dari usus besar dengan perut tidak normal, sehingga pembuangan feses menjadi terganggu atau tidak lancar. Umumnya, sembelit disebabkan oleh kurangnya asupan serat serta usus yang tercemari toksik. Di samping itu, kurang mengonsumsi air putih, perubahan pola makan, jarang buang air besar, jarang buang angin, despresi, rasa cemas, dan efek samping obat-obatan juga menjadi penyebab sembelit. Feses yang keluar pada penderita sembelit memiliki tekstur yang keras dan padat.

Penyakit ini lebih cenderung dialami oleh wanita dibandingkan pria. Dimana biasanya seseorang yang berusia lanjut memiliki risiko lebih tinggi menderita sembelit. Sedangkan pada anak-anak, pola makan yang buruk merupakan salah satu penyebab sembelit.

  1. Radang usus besar

Radang usus besar merupakan timbulnya peradangan pada usus besar yang disebabkan gangguan sembelit, keguguran, dan rasa gelisah. Di samping itu, radang usus besar juga dikarenakan kurangnya zat-zat organik di dalam tubuh.

Penyakit radang usus dibedakan menjadi 2 macam, yaitu crohn dan colitis ulseratif. Penyakit crohn adalah peradangan pada seluruh sistem pencernaan (mulai dari mulut hingga usus besar). Sedangkan colitis ulseratif merupakan peradangan pada bagian usus besar saja.

Gejala yang terjadi pada penderita radang usus, yaitu nyeri perut, penurunan berat badan, nafsu makan berkurang, cepat lelah, diare disertai pendarahan, mual, dan demam. Gejala-gejala tersebut dapat hilang dan kambuh dalam jangka waktu tertentu. 

  1. Divertikulosis

Divertikulosis merupakan keadaan terbentuknya kantung-kantung kecil pada dinding usus besar akibat tekanan intrakolon yang tinggi pada konstipasi kronis. Pada umumnya, penyakit ini diderita oleh orang berusia lanjut yang jarang mengonsumsi makanan berserat. Akibatnya, pencernaan pun tidak lancar sehingga limbah menumpuk di dalam usus dan menyebakan peradangan. Penyakit ini ditandai dengan gejala mual, kembung, muntah, diare, menggigil, sembelit, dan demam.

**

Demikianlah jenis-jenis penyakit pada usus besar. Semoga kita dapat terhindar dari penyakit-penyakit tersebut dengan cara menerapkan pola hidup yang sehat.

Gravatar Image
Website ini dibangun dengan harapan mampu memberikan informasi yang berkualitas dalam berbagai topik, Kami membuka kesempatan bagi siapa pun untuk menjadi kontributor sebagai penulis tetap di website ini.