Inilah Daftar Kebiasaan Buruk yang Harus Anda Hentikan Sekarang Juga

0
70

Sepuluh tahun, atau satu dekade, bukanlah waktu yang terlalu lama. Tapi, juga bukan waktu yang sebentar untuk terus-menerus menimbun kebiasaan tak baik. Beberapa hal atau kebiasaan yang Anda selalu lakukan saat ini bisa Anda ‘petik’ hasilnya 10 tahun kemudian. Terutama jika itu adalah kebiasaan buruk. Ingin tahu kebiasaan buruk apa saja.

  • Ngemil ketika tidak lapar. Anda tidak lapar. Anda hanya merasa ingin, misal membeli crackers diskonan yang terletak di rak dekat kasir supermarket, minum kopi yang kedainya tak sengaja Anda lewati, atau ngemil gorengan di sore hari yang diwarnai deadline ketat. Ini bukan sekedar masalah asupan kalori. Lebih dari itu, membiasakan diri ngemil di saat Anda sebenarnya tak lapar, akan membuat Anda cenderung melewatkan waktu makan besar. Yang artinya, Anda berpotesi kehilangan asupan nutrisi penting dan mineral sepanjang hari. Bayangkan jika kekurangan asupan nutrisi ini berlangsung selama 10 tahun…
  • Merokok. Semua orang tahu, merokok meningkatkan risiko penyakit jantung (yang menyumbang 35 sampai 40% dari semua kematian akibat merokok), emfisema, kanker, stroke, asma, infeksi paru-paru, dan demensia. “Jika Anda tidak merokok, maka jangan memulainya,” kata Jo-Ann Heslin, ahli gizi bersertifikat dan penulis Pocket Books. “Dan jika Anda merokok, cobalah untuk berhenti.” Sebuah studi yang dilakukan oleh Universitas Aristoteles Thessaloniki di Yunani, menemukan bahwa dari waktu ke waktu, merokok bisa membuat Anda kehilangan selera pada makanan sehat. Citarasa rokok membuat Anda akhirnya kesulitan untuk menikmati rasa alami dari buah-buahan dan sayuran tanpa banyak garam dan gula.
  • Minum alkohol. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menemukan bahwa 1 dari 10 kematian di antara orang dewasa, usia 20 sampai 64 (antara tahun 2006 dan 2010), disebabkan oleh konsumsi alkohol berlebihan. Memang, beberapa penelitian menyebutkan bahwa satu sampai dua gelas alkohol sehari dapat mengurangi risiko penyakit jantung dengan menaikkan HDL (kolesterol baik), sementara tiga gelas atau lebih justru dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan penyakit jantung. Seiring dengan waktu, konsumsi alkohol berlebihan juga dapat meningkatkan risiko penyakit hati. Selain risiko kesehatan, alkohol mengandung kalori dan meningkatkan nafsu makan dan akan membuat Anda makan lebih banyak.
  • Makan terlalu cepat. Jika Anda makan terlalu cepat, Anda tidak memberikan tubuh cukup waktu untuk menyadari bahwa Anda sudah kenyang. Begitu juga dengan otak dan saluran pencernaan Anda tidak mendapatkan waktu yang cukup untuk memproses fakta bahwa tubuh Anda sedang makan. Seiring waktu, ini tidak hanya akan menyebabkan Anda terbiasa makan berlebihan dan menyebabkan kenaikan berat badan, tapi juga dapat meningkatkan kemungkinan Anda untuk sakit maag dan kembung. Makanlah lebih lambat, agar Anda dapat merasakan apakah Anda merasa puas atau tidak puas.
  • Melewatkan sarapan. Melewatkan makan di awal hari dapat membuat Anda tak berenergi dan dan makan lebih banyak di siang hari. Sedikitnya energi akan membuat Anda kesulitan untuk berkonsentrasi sepanjang pagi. Akibatnya, kerja Anda pun menjadi tidak efisien.
  • Terlalu banyak nonton TV. Rata-rata orang dewasa menghabiskan lebih dari 20 jam seminggu untuk menonton TV. Kegiatan tidak aktif ini dapat menurunkan stamina Anda. Nonton TV juga identik dengan menimbun kalori berlebih, karena Anda cenderung untuk ngemil ketika duduk menonton TV.
  • Kurang tidur. Tidak mendapatkan waktu tidur yang cukup, apalagi jika terakumulasi selama bertahun-tahun, dapat menyebabkan depresi, libido rendah, bertambahnya berat badan, dan banyak lagi. CDC melaporkan bahwa 35% dari orang dewasa hanya mendapatkan waktu tidur rata-rata kurang dari tujuh jam. Gangguan tidur kronis, atau kurang tidur, dapat menyebabkan diabetes, stroke, penyakit jantung, gagal jantung, denyut jantung tidak teratur, dan tekanan darah tinggi. Kurang tidur juga mengganggu proses kognitif dan dapat berdampak pada menurunnya tingkat kewaspadaan, konsentrasi, penalaran, dan kemampuan memecahkan masalah Anda. Hal ini juga dapat membunuh gairah seks Anda atau keinginan untuk bekerja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here