kelainan darah polisitemia vera
kelainan darah polisitemia vera

Bahaya Kelainan Darah Polisitemia Vera Ini Wajib Anda Ketahui

Posted on

Jika berbicara penyakit kelainan darah polisitemia vera yang berkaitan dengan sel darah merah, mungkin penyakit yang terlintas di benak anda hanya penyakit anemia atau kekurangan darah. Pada faktanya, masih banyak jenis kelainan sel darah merah lain yang jauh lebih membahayakan daripada anemia, salah satunya adalah Polisitemia Vera.

Polisitemia Vera ini adalah jenis kelainan yang terjadi pada sel prekusor darah yang menyebabkan produksi sel darah merah yang berlebih di dalam tubuh. Peningkatan jumlah atau konsentrasi sel darah merah ini akan berpengaruh dengan bertambahnya volume darah, sehingga terjadi pengentalan darah yang menyebabkan darah sulit mengalir melalui pembuluh darah kecil(kondisi hiperviskositas).

Kondisi ini akan membuat penderita penyakit kelainan darah Polisitemia Vera  ini akan mengalami sejumlah symptoms/ gejala berupa:

  • Kelemahan
  • Kelelahan
  • Mengalami sakit kepala
  • Pusing
  • Sesak napas
  • Pada beberapa kasus yang melibatkan penderita dengan gangguan penglihatan, Polisitemia Vera dapat menyebabkan penderita akan memiliki bintik buta.
  • Sering terjadi pendarahan pada gusi
  • Kulit kemerahan
  • Nyeri pada tulang
  • Rasa gatal( kejadian ini biasanya terjadi saat penderita mandi dengan menggunakan air hangat)
bahaya kelainan darah polisitemia vera
bahaya kelainan darah polisitemia vera

Kelainan darah polisitemia vera tidak hanya menimbulkan symptoms atau gejala –gejala yang seperti diatas, penanganan Polisitemia Vera yang tidak cepat dan tepat dapat memunculkan sejumlah resiko komplikasi penyakit seperti:

  • Ulkus gastrikus
  • Terjadi batu ginjal
  • Terjadi pembekuan darah pada pembuluh arteri dan vena yang dapat membuat penderita Polisitemia Vera ini beresiko terkena stroke atau serangan jantung.
  • Penyumbatan/ obstruksi aliran darah ke tungkai dan lengan
  • Leukimia

Untuk pendiagnosaan penyakit kelainan darah polisitemia vera, cara yang dapat digunakan adalah pemeriksaan darah secara rutin, hal ini jelas untuk memantau jumlah atau volume darah merah. Pada keadaan normal, sel darah mengandung hematokrit yang berkisar pada 54% untuk pria dan 49 % pada wanita.

Jika melalui pemeriksaan darah ini didapati hematokrit berada pada angka lebih dari normal, maka pasien yang diperiksa bisa saja didiagnosa menderita Polisitemia Vera. Namun pemeriksaan hematokrit tersebut belum cukup untuk menarik hasil diagnosa akhir.

Untuk mencapai diagnosa akhir, pemeriksaan tambahan seperti pemeriksaan sel darah merah yang diberi zat radioaktif dan juga biopsi sumsum tulang adalah cara yang diguanakan guna memperkuat hasil diagnosa.

penyakit peredaran darah
penyakit darah

Dalam tahapan diagnosa, tidak jarang ditemukan kondisi yang menyerupai Polisitemia Vera namun merupakan kelainan darah yang berbeda, yaitu:

Kelainan darah polisitemia vera relatif

Seseorang  dapat dikategorikan masuk dalam kondisi ini ketika jumlah sel darah merah berada pada angka normal, namun konsentrasi cairan darahnya sangat rendah. Hal inilah yang membuat nilai hematokrit sangat tinggi.

Kelainan darah polisitemia vera sekunder positif

Polisitemia sekunder ini terjadi ketikah konsentrasi oksigen di dalam sel darah tidak optimal/ sel darah tidak mengikat oksigen secara normal, hal tersebutlah yang membuat sumsum tulang belakang memproduksi sel darah merah dalam jumlah yang banyak diatas keadaan normal. Kasus seperti biasanya terjadi pada:

  • Perokok
  • Penderita penyakit jantung atau paru-paru menahun
  • Penduduk yang tinggal di daerah pergunungan/ dataran tinggi(semakin tinggi daerah dari permukaan laut, maka semakin tipis kadar oksigen di tempat tersebut. Hal tersebutlah yang membuat sel darah merah hanya mengikat sedikit oksigen).

Pengobatan kelainan darah polisitemia vera ini pada umumnya dilakukan dengan metode/ prosedur flebotomi. Prosedur flebotomi ini dilakukan dengan dilakukan pengambilan darah setiap harinya dalam jumlah kecil hingga didapat nilai hematokrit pada penderita kembali normal.

Jika kadar hematokrit pada penderita Polisitemia Vera telah berangsur normal, maka pengambilan darah akan diubah menjadi setiap beberapa bulan.

Gravatar Image
Website ini dibangun dengan harapan mampu memberikan informasi yang berkualitas dalam berbagai topik, Kami membuka kesempatan bagi siapa pun untuk menjadi kontributor sebagai penulis tetap di website ini.