Kelebihan dan Kekurangan Investasi Properti berupa Rumah Tinggal
Friday , July 21 2017
Home / Bisnis / Kelebihan dan Kekurangan Berinvestasi Properti Berupa Rumah Tinggal

Kelebihan dan Kekurangan Berinvestasi Properti Berupa Rumah Tinggal

Sebagaimana setiap hal yang ada di dunia ini senantiasa memiliki sisi positif atau kelebihan maupun sisi negatifnya yakni kelemahan. Layaknya 2 sisi maya uang yang berlawanan namun tak dapat dipisahkan. Begitu pula halnya dengan investasi bisnis properti pada aset berupa rumah, terdapat sisi positif dan sekaligus pula sisi negatif. Oleh karenanya, untuk semakin mengenal bisnis properti jenis ini, maka ada baiknya jika anda menganalisis terlebih dahulu poit plus maupun minus yang harus anda hadapi ketika memutuskan untuk berinvestasi pada aset berupa rumah tinggal, seperti ulasan berikut ini:

Kelebihan Berinvestasi Pada Aset Rumah

Berinvestasi pada aset properti berupa rumah tinggal sudah menjadi pilihan populer bagi banyak orang. Tentunya karena properti berupa rumah sendiri memiliki cukup banyak kelebihan untuk dijadikan sebagai instrument investasi jitu guna mengamakan uang anda dari gerusan laju inflasi maupun sebagai “pohon uang” yang bisa membuat uang investasi anda tersebut terus tumbuh. Nah, berikut ini terdapat beberapa kelebihan yang bisa anda peroleh ketika memutuskan untuk berinvestasi pada aset rumah tinggal. Diantaranya yaitu :

  1. Properti berupa rumah dapat dimanfaatkan sebagai tempat tinggal

Membeli rumah sebenarnya dapat memenuhi 2 kebutuhan anda sekaligus. Yakni memenuhi kebutuhan anda akan tempat tinggal yang aman dan nyaman bagi ada dan keluarga serta memenuhi kebutuhan anda untuk berinvestasi pada bisnis properti. Selain mengamankan uang anda dengan merupakannya dalam bentuk rumah tinggal yang bisa terus meningkat nilai jualnya dari tahun ke tahun, anda juga bisa memanfaatkannya sebagai rumah untuk ditinggali anda dan keluarga. Tentu ini menjadi kelebihan yang tak dimiliki properti lain seperti tanah maupun ruko. Ruko sendiri meskipun dapat ditinggali selayaknya rumah, namun kurang ideal jika dipakai untuk tempat tinggal keluarga.

  1. Bisa dikontrakkan, disewakan atau dipakai sebagai tempat usaha kos – kosan

Jika anda tak ingin tinggal di rumah yang anda beli karena sudah punya tempat tinggal sendiri, maka investasi aset rumah yang anda miliki bisa dimanfaatkan pula untuk mengembangkan bisnis properti tambahan. Yakni dengan mengontrakkan atau menyewakannya. Apalagi kebutuhan akan tempat tinggal di masyarakat juga masih sangat tinggi. Jika rumah yang anda beli memiliki banyak ruangan, ada baiknya anda mengembangkan bisnis penyewaan kamar indekos baik harian seperti home stay ataupun bulanan layaknya kos – kosan pada umumnya.

Jika rumah anda layaknya rumah pada umumnya sebagai tempat tinggal keluarga, maka anda bisa mengontrakkannya dalam kurun waktu beberapa tahun sesuai kesepakatan. Sedangkan jika rumah aset investasi anda tersebut berada di lokasi – lokasi strategis seperti di dekat tempat wisata, anda bisa memfokuskannya sebagai home stay atau vila yang disewakan untuk pengunjung tempat wisata. Terlebih jika lokasinya berada di pusat keramaian, maka rumah anda bisa anda sulap sebagai tempat usaha seperti counter Handphone, depot, kafe, dan lain sebagainya sesuai kondisi tempat dan lokasinya sendiri.

  1. Mampu memberikan penghasilan tambahan berupa dana liquid jangka pendek

Nah, dari kelebihan di point pertama, maka anda dapat menyimpulkan bahwa dengan investasi bisnis properti pada aset rumah tinggal tersebut dapat memberikan keuntungan yang sangat liquid. Apalagi jika pilihan ada jatuh pada bisnis rumah kost atau kontrakan, dimana anda akan mendapatkan penghasilan cash secara rutin per bulannya. Karena cash, tentu sifat dana yang dihasilkan bersifat sangat liquid atau cair sehingga memudahkan bagi anda untuk segera mempergunakannya ketika membutuhkan. Misalnya untuk membayar biaya pendidikan anak setiap bulannya.

Tak diragukan lagi jika kini bisnis properti telah berkembang dengan sangat pesat. Hal ini sedikit banyak dikarenakan masyarakat indonesia yang semakin memahami keuntungan dan kelebihan dari menjalankan bisnis properti. Bahkan orang – orang yang awam pada bisnis properti pun juga tak terhalangi niatnya pada bisnis properti yakni dengan menjalankan bisnis sederhana melalui investasi pada aset – aset properti. Ya, investasi memang merupakan alternatif yang tepat bagi anda yang ingin terjun pada bisnis properti namun masih awam dengan dunia properti.

Salah satu pilihan berinvestasi pada bisnis properti adalah dengan menginvestasikan uang kita pada aset properti berupa rumah tinggal. Adapun jenis Properti yang termasuk dalam kategori berupa aset rumah sendiri contohnya meliputi rumah tinggal, vila, bungalow, dan masih banyak lainnya yang peruntukan bangunannya adalah murni untuk tempat tinggal bagi penghuninya.

Kelemahan Berinvestasi Pada Aset Rumah

Ada kelebihan, pasti pula ada kelemahan di dalamnya, mengingat tak ada satupun di dunia ini yang sempurna dengan hanya memiliki kelebihan semata kecuali Tuhan Yang Maha Esa. Begitu pula halnya dengan berinvestasi pada aset rumah tinggal, tentu juga mengandung beberapa kelemahan yang perlu anda ketahui da siasati. Beberapa kelemahan tersebut diantaranya yaitu:

  1. Hasil investasi baru bisa dirasakan dalam kurun waktu jangka panjang

Mengingat orientasi dari berinvestasi pada produk properti berupa rumah adalah investasi jangka panjang, maka tentu saja kelemahannya anda baru bisa merasakan hasil investasi tersebut dalam kurun waktu yang cukup panjang. Untuk bisa menjual kembali rumah aset investasi anda tersebut dengan harga beberapa kali lipat, anda membutuhkan kesabaran hingga waktu belasan tahun. Sebab jika anda hanya menginvestasikannya dalam 2 – 3 tahun saja, maka hasil investasinya pun tak akan maksimal.

  1. Dana investasi jangka panjang kurang liquid

Menjual rumah tentu bukan suatu perkara yang mudah untuk dilakukan. Bagaimana tidak? Anda masih perlu untuk menjaring calon pembeli. Setelah deal denga harga yang disepakati pun, anda masih harus mengurus beberapa legalitas dan administrasi barulah anda bisa mendapatkan uang hasil penjualan. Nah, prosedur penjualan aset berupa rumah inilah yang membuat investasi pada aset rumah tinggal kurang bersifat liquid, terutama jika anda membutuhkan dana cash dalam waktu singkat, maka rumah kurang mampu memenuhi kebutuhan liquiditas tersebut meskipun hasil yang ditawarkan juga sangat besar. Berbeda halnya dengan uang tabungan yang bisa anda cairkan dan anda ambil kapan saja dengan mudah.

  1. Membutuhkan biaya perawatan bangunan secara rutin

Properti berupa rumah tinggal juga memiliki kelemahan karena membutuhkan dana tambahan untuk merawat bangunan rumah agar tak mengalami kerusakan sehingga ketika nantinya kita ingin menjualnya, harganya tidak malah anjlok akibat terdapat kerusakan di sana – sini pada bagian rumah tersebut. Untuk itu, anda perlu menganggarkan perawatan rutin bagi rumah aset investasi anda tersebut. Jika anda menggunakannya sebagai tempat tinggal sendiri, tentunya tak akan terlalu bermasalah karena biaya perawatan tak akan terasa mengingat setiap hari anda membersihkannya sendiri. Namun jika rumah tersebut dipakai sebagai home stay atau kos – kosan, maka ada baiknya anda menganggarkan perawatan rutin mingguan atau bahkan harian.

  1. Kualitas bangunan bisa menurun seiring berjalannya waktu

Karena rumah adalah bangunan yang dimanfaatkan untuk ditinggali, tentunya seiring berjalannya waktu akan terjadi penurunan kualitas bangunan.

About admin

Website ini dibangun dengan harapan mampu memberikan informasi yang berkualitas dalam berbagai topik, Kami membuka kesempatan bagi siapa pun untuk menjadi kontributor sebagai penulis tetap di website ini.

Check Also

Smartphone untuk bisnis online

Inilah Manfaat Mobile Marketing Untuk Meraih Sukses dalam Berbisnis

Dunia marketing menurut semakin hari semakin memberikan tantangan yang harus disikapi dengan bekal pengetahuan yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *