Kenali Bahaya Kandungan Pewarna Makanan Berikut ini - Articles.id - Direktori Artikel Indonesia
Tuesday , July 25 2017
Home / Kesehatan / Kenali Bahaya Kandungan Pewarna Makanan Berikut ini

Kenali Bahaya Kandungan Pewarna Makanan Berikut ini

pewarna-makanan

Merah-jingga-kuning-ungu pada permen lolipop, atau biru pada kue blue velvet, mungkin memikat hati siapa saja yang memandangnya. Walau mungkin rasanya tak terlalu enak, warna-warna cantik pada makanan tersebut tetap saja menggiurkan setiap orang untuk mencicipnya. Tapi masalahnya, apakah aman?

Warna-warni cantik pada makanan tak akan hadir tanpa pewarna makanan. Meski di pasaran tersedia dua jenis pewarna makanan, yaitu yang alami dan sintetis, nyatanya pewarna sintetis jauh lebih banyak dan sering digunakan dalam industri makanan. Kestabilan warna pada segala kondisi masakan, kepraktisan, dan harganya yang tidak mahal menjadi alasan disukainya pewarna ini. Meski industri pangan menyebut pewarna makanan ini sebagai food grade, alias aman untuk dikonsumsi, tetap saja pewarna ini berbahan dasar kimia yang sama sekali tidak alami.

Nah, masalahnya kita sering kali sulit berkelit dari ‘jebakan’ makanan cantik yang berwarna-warni ini, mulai dari aneka jenis permen, cake, kue, sirup, hingga produk susu. Memang, selama bahan pewarna makanan ini dikonsumsi berdasarkan patokan Acceptable Daily Intake, aman-aman saja, sih, mengonsumsinya. Tapi perlu dipahami bahwa tidak semua orang aman mengonsumsi pewarna makanan sintetis, lho. Penderita gangguan mental, bayi, anak balita, ibu hamil, dan manula, merupakan kelompok yang sebaiknya tidak terpapar makanan yang mengandung pewarna sintetis ini, karena dikhawatirkan memberi efek berbahaya pada kesehatannya.

Hati dan ginjal adalah dua organ yang akan menanggung risiko dari kebiasaan mengonsumsi pewarna makanan sintetis, karena keduanya harus berusaha ekstra keras untuk memroses senyawa kimia di dalamnya. Efek jangka panjangnya pun tidak main-main, yaitu risiko kanker mengintai. Sebelum terlanjur mengonsumsinya lebih banyak, yuk, pahami apa saja risiko di balik pewarna sintetis makanan ini:

  • Merah

Jenis senyawa: Amaranth, Allura merah, Ponceau SX, Erythrosin

Efek: memicu tumbuhnya tumor, reaksi alergi pada pernapasan, memicu kanker limpa dan penyakit pada sistem kekebalan

  • Pink

Jenis senyawa: Rhodamin B

Efek: Menyebabkan gangguan fungsi hati, bahkan kanker hati.

  • Kuning – Jingga

Jenis senyawa: Orange G, Butter Yellow, Citrus Red No. 2, Chrysoidine, Tartrazine

Efek; Memutasi sel tubuh dan memicu kanker kandung kemih.

  • Hitam

Jenis senyawa: Black 7984

Efek: Menimbulkan reaksi alergi, keracunan, dan memicu tumbuhnya tumor.

  • Cokelat

Jenis senyawa: Chocolate Brown FB

Efek: Keracunan

  • Biru

Jenis Senyawa: Indigotine, Biru berlian

Efek: Meningkatkan sensitivitas pada penyakit yang disebabkan oleh virus, serta mengakibatkan hiperaktif pada anak-anak.

Untuk pilihan yang lebih menyehatkan, Anda bisa memilih makanan yang menggunakan pewarna alami, selain lebih aman tanpa efek samping, pewarna alami ini justru memberikan nutrisi atau manfaat tambahan bagi tubuh. Karotenoid yang memberikan warna kuning – jingga, misalnya, sangat baik untuk tubuh karena dapat dimetabolisme di usus halus dan hati untuk menjadi vitamin A. Begitu juga dengan klorofil yang memberikan warna hijau, memiliki komponen bioaktif yang berfungsi sebagai antioksidan di dalam tubuh.

Bagaimana supaya tak salah pilih pewarna makanan? Kalau Anda menemukan atau merasakan hal-hal berikut pada makanan yang Anda santap, maka besar kemungkinan itu menggunakan pewarna makanan sintetis:

  1. Meninggalkan after taste yang pahit.
  2. Rasa tidak sesuai dengan warna, misal bolu cokelat namun tidak terasa seperti cokelat.
  3. Ada bagian warna yang menggumpal di permukaan ataupun di dalam makanan.
  4. Warna sangat mencolok dan/atau bertahan lama lebih dari 2 hari.
  5. Harga sangat murah, tak sesuai dengan biaya pembuatannya.

About admin

Website ini dibangun dengan harapan mampu memberikan informasi yang berkualitas dalam berbagai topik, Kami membuka kesempatan bagi siapa pun untuk menjadi kontributor sebagai penulis tetap di website ini.

Check Also

resiko stroke, penyakit stroke

Kenali Bahaya Penyebab Meningkatnya Resiko Stroke Sejak Dini

Salah satu penyakit yang mematikan adalah penyakit stroke. Karena bahayanya yang selalu mengintai masyarakat maka …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *