Kenali Penyebab Sakit Kaku Leher (Tortikolis) dan Bahayanya

Posted on

Di saat kita terlalu banyak perkerjaan atau menatap layar komputer dalam jangka waktu yang cukup lama, seringkali kita merasakan gejala kaku leher. Pada umumnya, kaku leher sering dialami oleh orang berusia lanjut. Namun tidak menutup kemungkinan seseorang yang  berusia muda mengalami serangan kaku leher. Terjadinya kaku leher ini sering dikenal dengan istilah tortikolis.

Rasa kaku pada leher ini dapat menjalar dari kepala hingga bahu. Beberapa bagian yang menjadi titik serangannya adalah tulang dan sendi tulang belakang leher, ligament dan otot leher, serta bantalan atau diskus yang memisahkan satu tulang belakaang dengan tulang belakang lainnya.

Berdasarkan penyebab dan tingkat keparahannya, kondisi kaku leher dibedakan menjadi 2 macam, yaitu kaku leher akut (tidak serius) dan kaku leher kronis (serius).

  1. Kaku leher tidak serius (Tortikolis akut)

Tortikolis akut atau kaku leher yang tidak serius disebabkan oleh ketegangan minor pada jaringan lunak leher.  Biasanya kondisi ini akan sembuh setelah 1-2 hari atau dalam seminggu. Beberapa penyebab tortikolis akut, yaitu:

  • Kesalahan posisi pada saat tidur sehingga menimbulkan rasa yang tidak nyaman
  • Menatap layar komputer dalam jangka waktu yang lama dengan posisi duduk yang salah
  • Postur tubuh yang buruk
  • Membawa beban yang sangat berat
  • Menggerakan leher secara tiba-tiba, sehingga ligamen dan otot leher menjadi cedera
  • Kondisi stress berlebihan juga dapat memicu ketegangan otot leher

Untuk mengatasi kondisi kaku leher yang tidak serius (tortikolis akut), terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan, yaitu:

  • Gunakan koyo, balsam, atau gel pereda rasa sakit seperti gel ibuprofen. Penggunaan bahan-bahan tersebut lebih aman daripada mengonsumsi obat-obatan
  • Kompres leher dengan air dingin selama 2-3 hari berturut-turut. Kemudian, ganti dengan kompres air hangat pada leher
  • Gunakan batal yang rendah untuk tidur dan perbaiki posisi tidur
  • Sesekali lakukan senam leher secara perlahan, sebagai contoh gerakan leher ke atas, ke bawah, samping dan memutar. Senam ini berfungsi untuk mengurangi ketegangan otot leher
  • Apabila kaku leher tidak kunjung mereda, maka segeralah memeriksakan diri ke dokter
  1. Kaku leher kondisi serius (Tortikolis kronis)

Kondisi kaku leher dapat menjadi serius dan berkepanjangan apabila tidak kunjung mereda. Biasanya kaku leher yang serius ditandai dengan beberapa gejala, diantaranya yaitu:

  • Diare
  • Berat badan menurun drastis
  • Suhu badan naik tinggi atau demam
  • Fungsi koordinasi syaraf mengallami penurunan

Kondisi kaku leher yang serius ini dapat dipicu oleh adanya penyakit tertentu. Berikut beberapa penyebab kaku leher serius:

  • Cervical spondylosis (osteoarthritis pada leher)

Cervical spondylosis adalah kondisi peradangan pada lapisan cartilage di leher, khusunya di bagian diskus dan ligament. Pada umumnya, Cervical spondylosis menyerang orang berusia lanjut usia. Beberapa gejalanya, yaitu:

  • Kaku leher dan nyeri
  • Pusing
  • Sulit untuk tiidur
  • Kejang pada otot leher
  • Adanya gangguan keseimbangan
  • Meningitis

Kaku leher yang serius dapat disebabkan oleh penyakit meningitis. Meningitis adalah peradangan pada selaput otak dan saraf tulang belakang yang disebabkan oleh infeksi bakteri dan jamur. Beberapa gejala pada penderita meningitis, yaitu:

  • Kaku leher
  • Sulit untuk berkonsentrasi
  • Mudah mengantuk
  • Mual dan sering muntah-muntah
  • Nafsu makan menurun
  • Demam
  • Sensitif terhadap cahaya yang menyilaukan
  • Heumatoid arthritis

Heumatoid arthritis merupakan jenis peradangan pada sendi yang berukuran kecil sehingga mengakibatkan perubahan bentuk sendi dan penipisan tulang. Beberapa gejalanya yaitu:

  • Kaku leher
  • Pembengkakan pada sendi
  • Demam
  • Berat badan menurun drastic
  • Mudah merasa lelah

Demikianlah jenis-jenis kaku leher dan penyebabnya. Semoga ulasan ini dapat bermanfaat.

Gravatar Image
Website ini dibangun dengan harapan mampu memberikan informasi yang berkualitas dalam berbagai topik, Kami membuka kesempatan bagi siapa pun untuk menjadi kontributor sebagai penulis tetap di website ini.