kebutuhan tidur anak
kebutuhan tidur anak

Ketahui Kebutuhan Tidur Siang pada Anak

Posted on

Anda pasti tahu bahwa bayi dan anak-anak membutuhkan lebih banyak tidur, termasuk di siang hari. Tidur siang sangat penting untuk perkembangan mereka. Tidur di waktu siang juga menjadi kompensasi bagi kekurangan waktu tidur anak di malam hari, karena bayi dan anak-anak sebaiknya tak seharusnya mengalami kekurangan waktu tidur.

Kenapa? Saat tidur, tubuh anak akan memproduksi hormon pertumbuhan —yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuhnya, serta sejumlah besar sel-sel otak akan bekerja untuk menyimpan dan mengorganisasi memori. Selain itu, menurut Kim West, MD., penulis buku The Sleep Lady Good Night, Sleep Tight: Gentle Proven Solutions to Help Your Child Sleep Well and Wake Up Happy, saat anak tidur, apa yang ia pelajari sebelumnya akan terekam dengan baik dalam otaknya. Hal ini akan memudahkan anak untuk mengakses kembali ingatan tersebut saat ia terbangun nanti.

Selain itu, kebanyakan ibu-ibu pasti menyadari bahwa anak-anak menjadi lebih sulit diatur bila ia kurang tidur. Jadi, meski kini anak Anda telah memasuki usia sekolah, jangan biarkan ia meninggalkan kebiasaan tidur siangnya.

Beberapa dari Anda mungkin merasa khawatir atau takut jika anak malah menjadi sulit tidur di malam hari jika ia kebanyakan tidur siang. Sebenarnya, hal itu tak perlu terjadi jika Anda mengetahui dengan pasti berapa lama waktu tidur yang dibutuhkan anak sesuai dengan usianya.

 

Bayi usia 0 – 6 bulan

Waktu tidur siang yang dibutuhkan: 3 – 4 kali (bahkan lebih), dengan total selama 6 – 7 jam.

Bayi yang baru lahir sedang belajar mengatur waktu tidur mereka. Ia juga sedang menyesuaikan diri dengan perbedaan antara siang dan malam. Sampai usianya 8 minggu, bayi biasanya akan bangun untuk menyusu setiap 2 – 3 jam. Mereka pun umumnya tidak memiliki masalah dengan waktu tidur siang, karena ia bisa tidur kapan pun, entah saat Anda membawanya ke toko, restoran, atau kemana pun. Mereka juga bisa tidur dalam berbagai posisi, mulai dari posisi tidur biasa di ranjang bayi, carseat, stroller, hingga tidur di gendongan.

 

kebutuhan waktu tidur anak
kebutuhan waktu tidur anak

Bayi usia 6 – 12 bulan

Waktu tidur siang yang dibutuhkan: 2 – 3 kali, selama 3 jam.

Di atas usia 6 bulan, bayi mulai memiliki masalah tidur siang, karena otaknya sudah mulai terprogram untuk bangun di saat matahari bersinar terang dan tidur di malam hari. Selain itu, ia juga sudah mulai aktif mengeksplor dunia dan belajar banyak hal baru, yang membuatnya enggan untuk tidur. Solusinya, tetap ajak ia tidur siang dengan cara menutup tirai kamar, mendongeng, atau menyanyikannya nina bobo – sama seperti saat Anda menidurkan mereka di malam hari.

 

Anak usia 1 – 3 tahun

Waktu tidur siang yang dibutuhkan: 1 – 2 kali, setidaknya selama 2 – 3 jam.

Sebagian besar anak di usia ini akan mengalami masa dimana mereka merasa kurang cukup dengan hanya sekali tidur siang, namun terlalu banyak bila harus tidur siang dua kali. Intinya, perlu waktu bagi Anda maupun anak untuk membiasakan diri untuk cukup dengan hanya tidur siang sekali sehari. Tapi, jangan terburu-buru menggabungkan dua jadwal tidur siangnya menjadi satu. Untuk mengubah jam tidur siangnya menjadi jam tidur siang yang normal (sekitar jam satu, setelah si kecil makan siang), cobalah menunda waktu tidurnya di pagi hari menjadi lebih siang, sekitar jam 11 siang selama 2 – 3 hari. Berikutnya, mundurkan jam tidurnya menjadi jam 11.30 siang selama 2 – 3 hari. Terakhir, baru coba biasakan ia untuk tidur setelah jam makan siang. Anak pun akan mulai terbiasa dengan waktu tidur siangnya yang kini hanya satu kali sehari dan berlangsung selama 2 – 3 jam ini.

 

Anak usia 3 – 5 tahun

Waktu tidur siang yang dibutuhkan: 1 kali, setidaknya 1 jam.

Bisa jadi anak Anda setelah berusia 4 – 5 tahun, mulai merasa cukup kuat tanpa tidur siang. Meski begitu, ada juga anak yang masih membutuhkan 1 kali jatah tidur siang. Lalu, bagaimana jika anak Anda mulai menolak tidur siang? Tidak apa-apa, Anda cukup memintanya untuk tidur-tiduran saja di atas tempat tidur selama beberapa saat. Hal ini sebenarnya sudah cukup bermanfaat, kok. Bila ia sampai tidak tidur di jam siang, berarti Anda harus mengajaknya untuk tidur lebih cepat di malam hari. Satu hal lagi yang perlu Anda perhatikan, jangan membiarkan anak tidur terlalu lama di siang hari, karena malah bisa mengganggu jadwal tidur malamnya.

 

Gravatar Image
Website ini dibangun dengan harapan mampu memberikan informasi yang berkualitas dalam berbagai topik, Kami membuka kesempatan bagi siapa pun untuk menjadi kontributor sebagai penulis tetap di website ini.