Konsumsi Segera Makanan Sehat Untuk Usus Besar Berikut Ini

0
16

Manusia adalah salah satu dari makhluk hidup yang memiliki mekanisme sirkulasi tubuh. Terdapat beberapa mekanisme penting di dalam tubuh antara lain pernapasan, pencernaan, ekskresi, reproduksi, sistem transportasi, metabolisme, dan imunitas. Usus besar memiliki peran penting di dalam mekanisme tubuh yaitu berperan di dalam mekanisme pencernaan sebagai tingkat akhir pada tahap pencernaan dan ekskresi yaitu menyalurkan kotoran tubuh agar mampu keluar dari tubuh. Pada intinya sama, tubuh memiliki kotoran sebagai hasil sisa dari proses pencernaan yang berupa feses dan kotoran ini harus segera dikeluarkan karena zat sisa ini tidak berguna untuk proses mekanisme tubuh.

Dengan demikian, kondisi usus besar harus dijaga dengan baik karena apabila anda tidak memperhatikan dengan betul mengenai kondisi usus besar, tentu saja akan terjadi beberapa gangguan yang dapat menghambat proses pembuangan kotoran. Bayangkan apabila sampah dibiarkan saja di dalam tempat sampah dalam waktu yang lama, tentu anda akan merasa tidak nyaman bukan? Maka kondisi usus besar harus selalu baik agar kondisi tubuh tetap nyaman. Salah satu upaya untuk memelihara usus besar adalah dengan mengonsumsi makanan yang sehat. Apa saja makanan dan minuman yang mampu menjaga kondisi usus besar? Simak ulasan di bawah ini:

Teh Hijau

Teh hijau akrab dengan budaya Jepang. Teh hijau ini selalu dikonsumsi oleh bangsa Jepang karena dianggap mampu menjaga kondisi tubuh. Kandungan antioksidan yang tinggi pada teh hijau membuat tubuh terhindar dari penyakit dan radikal bebas. Selain itu, teh hijau sangat baik untuk proses pembersihan tubuh yaitu bisa memperlancar proses buang air besar. Sering-sering mengonsumsi teh hijau maka pencernaan akan semakin lancar dan usus besar akan terpelihara dengan baik.

Buah Apel

Apel juga kaya akan antioksidan dan serat yang sangat berperan penting dalam menjaga proses pencernaan di dalam tubuh. Apabila proses pencernaan berjalan dengan lancar, maka usus besar sebagai tempat penampung hasil akhir pencernaan juga bisa menjalankan tugas dengan lancar. Kandungan serat di dalam apel mampu meningkatkan ketebalan dinding usus besar sehingga usus tak mudah terluka. Tentu proses buang air besar akan berjalan dengan lebih lancar sehingga tubuh anda akan kembali nyaman.

Makanan dan Minuman Fermentasi

Di dalam usus besar terdapat bakteri E. coli yang membantu usus besar dalam mencerna sisa makanan kembali hingga benar-benar menjadi zat yang tidak berguna. Bakteri di dalam usus besar sangat penting manfaatnya maka ketika keseimbangan bakteri terganggu, tentu proses pembuangan di usus besar akan ikut terganggu. Dengan demikian, anda perlu mengembalikan keseimbangan kehidupan bakteri di dalam usus besar dengan mengonsumsi makanan atau minuman berfermentasi seperti tempe, yoghurt, minuman probiotik, dan lain-lain. Berbagai jenis makanan dan minuman tersebut mengandung bakteri baik sehingga akan membantu proses pencernaan.

Sayuran Hijau

Sayuran memang sangat memberi dampak baik bagi kesehatan. Sayuran seperti bayam dan kangkung sangat disarankan untuk dikonsumsi agar kondisi usus besar menjadi lebih baik. Kedua jenis sayuran tersebut memiliki kandunga klorofil yang tinggi dan ketika dikonsumsi kandungan klorofil sayuran akan menempel pada dinding usus besar dan berfungsi untuk menangkap bakteri jahat. Maka konsumsi sayuran setiap hari agar usus besar sehat.

Proses buang air besar sangat penting untuk menjaga keseimbangan proses pencernaan. Dengan makanan dan minuman diatas diharapkan kinerja usus besar akan semakin baik dan tubuh anda akan selalu berada pada kondisi yang sehat.

Konsumsi Makanan Sehat Berikut Ini Agar Tubuh Anda Selalu Sehat

Dulu, dengan berbagai alasan, makanan ini dianggap tak boleh dikonsumsi oleh mereka yang kelebihan bobot. Kini, ceritanya sudah berbeda. Makanan ini justru jadi unggulan karena dianggap bisa membantu menurunkan berat badan. Apa saja makanan yang kini tak boleh Anda tolak lagi? 

Telur

Dulu, kuning telur dianggap sebagai gudangnya kolesterol yang bisa membahayakan kesehatan Anda. Kini, banyak penelitian yang menyangkal kaitan antara konsumsi telur dan penyakit jantung. Meski kuning telur mengandung kolesterol hampir sebesar batas harian yang dianjurkan, kuning telur adalah bagian yang paling kaya gizi karena mengandung zinc, zat besi, vitamin A dan D, serta kolin yang membantu mengurangi risiko kanker payudara. Mengonsumsi satu butir telur bisa diibaratkan menenggak satu kapsul multivitamin karena kandungan vitamin dan mineralnya yang tinggi.

Meski begitu, tetap batasi konsumsi kuning telur. Idealnya, 1 sampai 2 butir telur per hari. Namun bila Anda sudah memiliki kadar kolesterol yang cukup tinggi (bisa diketahui lewat tes darah), batasi konsumsinya hanya 1 butir per hari.

Pisang

Kalorinya yang cukup tinggi membuat pisang sempat dihindari oleh mereka yang sedang berdiet. Padahal, meski mengandung karbohidrat cukup tinggi, pisang mengandung serat sangat banyak yang bisa mengontrol agar gula darah tidak naik terlalu cepat. Serat pangan yang terkandung pada pisang tak bisa diserap oleh tubuh, menjadikan Anda kenyang untuk sementara, tapi tidak membuat gemuk. Pisang juga melepas energi ke sistem darah secara bertahap/stabil, yang menjadikan buah ini ideal bagi para atlet atau Anda yang aktif berolahraga.

Pisang paling baik dikonsumsi saat kulitnya masih berwarna agak hijau. Begitu berubah menjadi kuning, serat pada pisang akan terurai dan tak lagi resisten terhadap pencernaan. Selain dikonsumsi begtu saja, pisang juga bisa Anda jadikan smoothie sebagai penawar lapar.

Minyak kelapa

Karena tinggi lemak jenuh, minyak kelapa dijauhi oleh mereka yang sedang mengatur pola makan sehat. Padahal kini diketahui bahwa minyak kelapa mengandung trigliserida rantai medium, lemak yang bisa dicerna lebih cepat dari jenis rantai panjang. Minyak kelapa jarang disimpan sebagai lemak di dalam tubuh, karena tubuh malah cenderung menggunakannya sebagai sumber energi.

Meski minyak kelapa gampang dicerna, Anda tetap harus menggunakannya dengan bijak mengingat kalorinya yang tinggi. Bila ingin mengonsumsinya dalam bentuk VCO, batasi hanya dua sendok per hari. Dan jika ingin menggunakannya untuk menggoreng, cukup lakukan dua minggu sekali.

Daging merah

Dulu, daging sering dianggap sebagai biang keladi masalah jantung dan melebarnya lingkar pinggang. Padahal daging merah adalah sumber protein yang mengenyangkan, dan bisa dijadikan makanan yang baik untuk mengatur berat badan. Protein tinggi membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, sehingga kalori dari daging merah yang diserap tubuh pun menjadi sedikit, karena sisanya digunakan untuk mencerna protein tersebut. Daging merah juga mengandung zinc, zat besi, dan vitamin B12 cukup tinggi yang baik untuk fungsi saraf dan daya tahan tubuh.

Konsumsilah daging merah dalam porsi terkontrol. Makanlah bagian daging yang rendah lemak, seperti tenderloin. Hindari daging merah berlabel prime, karena cenderung berlemak. Porsi ideal daging merah yang dianjurkan adalah 3 – 4 kali seminggu, dengan porsi masing-masing 100 – 150 gram.

Selai kacang

Berkalori tinggi, itulah alasan mengapa dulu selai kacang dijauhi. Padahal, meski mengandung 16 g lemak per dua sendok  makan, selai kacang mengandung lemak tak jenuh yang baik bagi jantung.

Jadi, tak usah ragu mengoleskan selai kacang di atas roti atau cracker. Triknya, pilihlah selai kacang yang murni tanpa campuran minyak sayur. Anda bisa mengetahuinya dengan membaca label di kemasan. Kemudian, batasi konsumsinya hanya 2 sendok per hari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here