Manfaat Berpuasa di Bulan Ramadhan bagi Kesehatan Tubuh

0
8

Bulan Ramadhan merupakan bulan yang suci bagi umat Islam. Di dalam bulan Ramadhan terdapat perintah untuk berpuasa bagi umat Islam yang telah akil baligh. Puasa mengandung hakekat yang luar biasa. Di saat umat Islam berpuasa maka sebenarnya ia sedang mendidik dirinya menjadi pribadi yang bertakwa.

Pada saat berpuasa umat muslim tidak dianjurkan untuk makan dan minum. Tidak hanya itu, saat puasa umat Islam juga dilarang berbuat maksiat dan menahan nafsunya dari segala yang tidak diperbolehkan Allah SWT. Di dalam syariah puasa terdapat tanda ketakwaan seseorang kepada Tuhannya. Dan orang yang bertakwa tentu akan menjalankan puasa dengan penuh kesadaran diri.

Bulan Ramadhan merupakan bulan yang mulia. Di dalamnya banyak sekali keistimewaan yang tidak bisa didapati pada bulan-bulan lainnya. Karena banyak mengandung yang istimewa inilah Allah SWT memerintahkan hamba-Nya agar menunaikan segala bentuk kebaikan pada bulan Ramadhan. Dan ketika manusia bisa mengisi bulan Ramadhan dengan kebaikan tentu pahala baginya akan melimpah.

Nilai-Nilai di Balik Bulan Ramadhan

Allah SWT memerintahkan manusia untuk menjalankan suatu syariah tentu ada maksud dan tujuannya. Maksud dan tujuan inilah yang nantinya akan menghantarkan manusia kepada nilai-nilai Islam yang akan tertanam dalam pribadi setiap individu yang menjalankannya. Secara dhahir puasa memang dapat dirasakan dengan rasa haus dan lapar. Akan tetapi, sebenarnya hakekat berpuasa bukan hanya sebatas haus dan lapar.

Orang yang hanya merasakan haus serta lapar saat berpuasa sesungguhnya ia tidak sedang berpuasa dengan makna yang sebenarnya. Meskipun yang dirasakan seorang yang sedang berpuasa adalah haus dan lapar akan tetapi di balik rasa tersebut terdapat ampunan Allah SWT. Bahkan dalam suatu hadits disebutkan bahwa kondisi yang paling baik seorang manusia di mata Tuhannya adalah ketika ia sedang berada dalam kondisi haus dan lapar.

Dalam suatu hadits, Rasulullah SAW bersabda:

”Di hari kiamat, posisi yang lebih dekat pada Allah SWT di antara kamu pada Allah SWT adalah mereka yang lebih banyak (menahan) lapar dan mereka yang banyak berpikir tentang Allah SWT.”

”Kalau bisa, ketika malaikat maut hendak mengambil nyawamu, (adalah) ketika perutmu lapar dan  tenggorokanmu haus, lakukanlah hal ini, karena perbuatan ini adalah posisi yang paling mulia. Kedudukan  kamu yang dapat dibayangkan, adalah dekatnya posisi kamu dengan Rasul, para malaikat bersuka ria ketika ruh mu tiba serta Allah SWT mengucapkan salam dan shalawat kepadamu.”

Selain nikmat berpuasa, pada bulan Ramadhan juga terdapat syariat untuk menjalankan shalat Tarawih. Shalat tarawih hukumnya adalah sunnah. Artinya, boleh dikerjakan dan boleh juga tidak dikerjakan dengan syarat ada udzur syar’i. Boleh dilakukan berjamaah dan juga boleh sendiri di rumah. Sebab, Rasulullah SAW pernah melakukan hal tersebut. Akan tetapi, puasa tanpa shalat tarawih itu bagaikan makan tanpa minum. Dengan kata lain, antara puasa dan shalat tarawih atau shalat malam adalah satu paket ibadah yang hendaknya dilakukan manusia secara istiqamah.

Hakekat terbesar dari menjalankan puasa yaitu menjauhkan diri dari sifat-sifat yang buruk. Dengan catatan puasanya dilakukan dengan baik dan benar serta hari-hari puasanya diisi dengan ibadah yang baik.

Adapun nilai yang terkandung dalam shalat tarawih berjamaah adalah nilai kebersamaan dalam jamaah. Artinya, ketika umat Islam shalat tarawih berjamaah tentu mereka akan bertemu serta bersalaman dengan orang lain. Dalam kondisi seperti inilah mereka akan bermaaf-maafan dan sharing berbagai hal yang mendatangkan manfaat.

Selain nilai puasa, dan shalat tarawih, pada bulan Ramadhan juga merupakan waktu diturunkannya al-Qur’an atau atau yang lebih dikenal dengan istilah Nuzulul Qur’an. Bagi umat Islam yang berpuasa tentu akan sangat mendambakan untuk mendapat bulan tersebut. Sebab, pada saat itulah manusia akan mendapatkan ganjaran yang berlipat ganda hingga 1000 kali lipat daripada ibadah biasa.

Untuk itu, ketika bulan Ramadhan tiba hendaknya umat Muslim segera menyiapkan diri untuk menghadapi bulan yang penuh ampunan tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here