Manfaat Mencuci Tangan Dengan Baik dan Benar

Posted on

Iya, Anda memang tak perlu menunggu tangan kotor atau belepotan makanan untuk mencuci tangan. Sebaiknya, cucilah tangan sesring mungkin, karena tangan adalah bagian tubuh yang paling sering kontak dengan benda dan lingkungan di sekitar Anda, dan merupakan media berpindahnya kuman dari luar ke dalam tubuh.

Jikapun Anda tak bisa sering-sering mencuci tangan karena keterbatasan fasilitas atau waktu, Anda harus tahu saat-saat yang paling dibutuhkan untuk mencuci tangan. Yang paing utama adalah setelah Anda dari kamar mandi dan sebelum makan. Fungsi mencuci tangan di sini diperlukan untuk mengurangi jumlah kuman yang ada di tangan. Anda tidak bisa bayangkan, kan, ada berapa banyak kuman yang menempel dan akan secara tidak sengaja masuk ke dalam tubuh bersamaan dengan makanan jika Anda lupa atau tidak mencuci tangan?

manfaat-cuci-tangan

Apa dampaknya jika lupa mencuci tangan? Yang pasti, kuman yang masuk ke dalam tubuh bisa menimbulkan berbagai penyakit. Kuman yang masuk ke dalam pencernaan lewat makanan, misalnya, bisa menimbulkan penyakit disentri, diare, dan cacingan. Sedangkan kuman yang masuk melalui saluran pernapasan, bisa menyebabkan influensa, Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS), hingga flu burung.

Mencuci tangan juga harus dilakukan ketika Anda baru saja berkunjung ke rumah sakit. Ada begitu banyak virus dan bakteri di rumah sakit. Meski Anda dalam kondisi sehat sekalipun, selalu ada peluang bagi virus dan bakteri tersebut untuk masuk dan menginfeksi tubuh Anda. Terlebih jika Anda datang menjenguk orang sakit, atau melakukan kontak secara langsung dengan pasien. Itu sebabnya, di setiap sudut rumah sakit, selalu tersedia cairan antiseptik yang bisa digunakan oleh siapapun.

Ya, di jaman serba praktis seperti saat ini, mencuci tangan memang ada banyak pilihan, mulai dari memakai sabun dan air, tisu basah, gel antiseptik, hingga spray. Mana yang paling benar dan paling bersih? Tak usah bingung, karena pada dasarnya, tidak ada perbedaan kandungan zat dalam tisu basah, gel antiseptik, atau sabun. Semua sama-sama bersifat mengurangi jumlah kuman di kulit. Sedangkan kandungan alkohol yang biasa ada di dalam bahan-bahan tersebut hanya akan mempengaruhi kecepatan kuman untuk mati dan membuat tangan menjadi cepat kering karena sifat alkohol yang mudah menguap.

Meski begitu, supaya mencuci tangan bisa lebih efektif, Anda bisa memilah kapan harus menggunakan air dan sabun, atau sarana pencuci tangan lainnya. Cara konvensional mencuci tangan dengan air dan sabun sebaiknya selalu dilakukan jika Anda sedang berada di rumah atau tempat lain yang memungkinkan. Yang terbaik, gunakan air mengalir agar kotoran dan kuman jatuh dan tak menempel lagi di tangan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mencuci tangan pakai sabun dapat menurunkan kejadian diare hingga 47 persen. Cucilah tangan selama 20 detik untuk memastikan supaya kuman mati dan seluruh tangan sudah terbasuh sempurna, kemudian jangan lupa dikeringkan.

Untuk penggunaan tisu basah atau gel antiseptik, Anda bisa menggunakannya ketika sedang bepergian atau ketika Anda dituntut untuk praktis dan cepat. Gel antiseptik bisa membunuh atau menghambat pertumbuhan beberapa kuman dan virus, kecuali Salmonella dan E. coli. Dalam kondisi minim air dan sabun, Anda boleh menggunakan gel antiseptik untuk membersihkan tangan. Misal, ketika mau makan. Selesai makan, untuk membersihkan tangan yang belepotan sisa makanan, Anda bisa menggunakan tisu basah untuk membersihkannya.

Bagaimana dengan efektivitas antiseptik dalam membersihkan tangan? Tergantung pada beberapa faktor, misalnya banyaknya kandungan antiseptik pada masing-masing produk, serta lamanya paparan pada kulit. Hati-hati pada penggunaan dalam jumlah banyak dan durasi yang lama. Pada konsentrasi tinggi, komponen dalam antiseptik akan masuk ke dalam sel kulit dan bisa mengganggu fungsi normal kulit. Misal, membuat kulit menjadi kering.

Gravatar Image
Website ini dibangun dengan harapan mampu memberikan informasi yang berkualitas dalam berbagai topik, Kami membuka kesempatan bagi siapa pun untuk menjadi kontributor sebagai penulis tetap di website ini.