Manfaat Wudhu Bagi Kesehatan Tubuh

0
47

Manfaat wudhu bisa kita pelajari melalui hadits berikut ini: “Barang siapa yang berwudhu dan membaguskan wudhunya, maka akan keluarlah dosa-dosa dari badannya, sampai-sampai ia akan keluar dari bawah kuku-kukunya.” (HR. Muslim dalam Kitab at-Thaharah).

Bagi umat muslim, berwudhu dipandang hanya sebagai sebuah kewajiban mensucikan diri yang dilakukan sebelum shalat. Padahl, meski sepele, berwudhu harus dilakukan dengan benar dan sempurna. Karena kalau tidak, shalatnya pun tidak akan diterima (HR Bukhari No 135 dan Muslim No 224-225).

Nah, wudhu sendiri ternyata telah dibuktikan manfaatnya oleh para ahli kesehatan dunia. Konon, wudhu mampu merangsang pusat saraf dalam tubuh manusia yang membuat kondisi tubuh senantiasa sehat. Dalam buku berjudul Prayers a Sport for the Body and Soul karangan Mokhtar Salem juga dijelaskan bahwa wudhu bisa mencegah kanker kulit. Wajah, terutama pada wanita, merupakan bagian tubuh yang paling sering bersentuhan dengan bahan kimia yang ada di kosmetik.

Berwudhu dapat membantu membersihkan dan meluruhkan zat-zat kimia tersebut dari permukaan kulit, sehingga selain terjaga kebersihannya, kulit juga terjaga kesehatannya. Selain itu, wudhu juga bisa membuat seseorang menjadi tampak awet muda. Fungsi air yang digunakan untuk berwudhu melebihi khasiat pelembab paling mahal sekalipun. Air akan membuat wajah Anda senantiasa dalam kondisi bersih dan terhidrasi, yang memperlambat datangnya keriput.

Wudhu merupakan upaya untuk memelihara kebersihan. Bagian anggota tubuh yang dibasuh dengan air wudhu seperti tangan, muka, dan kaki merupakan bagian yang paling banyak bersentuhan dengan benda-benda asing, termasuk kotoran. Oleh karena itu, bagian-bagian ini harus dibasuh untuk menghindari penyakit kulit, terutama untuk permukaan kulit yang terbuka namun jarang dibersihkan, seperti sela-sela jari tangan, kaki, dan belakang telinga.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa orang yang berwudhu memiliki lebih sedikit kuman dibanding orang yang tidak berwudhu. Ber-istisnaq, atau menghirup air ke dalam hidung, ternyata juga dapat mencegah timbulnya penyakit dalam hidung. Seorang peneliti pernah melakukan eksperimen dengan mengambil zat dalam hidung pada selaput lendir dan mengamati beberapa jenis kumannya. Eksperimen yang dilakukan selama berbulan-bulan ini mendapatkan fakta bahwa ternyata secara ilmiah, hidung hanya akan terjaga bersih selama 3 sampai 5 jam. Setelah itu, hidung akan kotor kembali. Itulah fungsi wudhu, untuk membersihkan hidung dalam rentang waktu tersebut.

Berdasarkan analisis penelitiannya pula ditemukan bahwa lubang hidung orang-orang yang tidak berwudhu ternyata memiliki banyak kotoran dan debu pada bagian dalamnya, serta permukaannya tampak lengket dan berwarna gelap. Sedangkan orang-orang yang teratur berwudhu, permukaan rongga hidungnya tampak cemerlang, bersih, dan tidak berdebu.

Selain itu, perhatikan juga bahwa anggota tubuh yang wajib dan sunah dibasuh air wudhu merupakan bagian tubuh yang memiliki banyak titik-titik akupuntur. Ada ratusan titik akupunktur yang bersifat reseptor terhadap stimulus berupa basuhan, gosokan, usapan, dan tekanan/urutan ketika melakukan wudhu. Stimulus ini akan dihantarkan ke sel, jaringan, organ dan sistim organ yang memberikan manfaat terapi.

Salah satu gerakan wudhu yang memberi menfaat terapi adalah rangsangan di tangan dan kaki ketika membasuh telapak kaki dan tangan, sampai ke sela-sela jarinya. Ya, di antara sela-sela jari tangan dan kaki terdapat masing-masing titik istimewa yang apabila dirangsang dapat menstimulasi bio energi (Chi) guna membangun homeostasis (kesimbangan). Terapi di titik-titik ini biasa digunakan untuk  mengobati migren, sakit gigi, tangan-lengan merah, bengkak, dan jari jemari kaku.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here