Melirik Lezatnya Prospek Bisnis Warung Kopi

Posted on

Kopi adalah salah satu komoditas hasil pertanian yang mampu bertahan dari zaman kuno hingga dewasa ini. Jika dahulu—bahkan hingga saat ini—kopi sekadar menjadi suguhan wajib setiap kali menyambut tamu atau dalam acara-acara formal, maka dewasa ini kopi adalah bahasa pergaulan. Pertemuan-pertemuan paling formal hingga paling santai hampir tidak pernah lepas dari cangkir-cangkir kopi, utamanya setelah cara menyajikan jenis minuman ini banyak mengalami perkembangan.

Menjamurnya usaha warung-warung kopi dengan berbagai segmentasi pasar yang berbeda juga cukup menunjukkan bahwa kopi tetap bisa mempertahankan eksistensinya di berbagai generasi. Sebagai komoditas lokal, konsumsi yang tinggi terhadap kopi harusnya bisa mendatangkan berlimpah keuntungan bagi petani hingga distributor kopi.

Jika Anda tengah menjajagi berbagai kemungkinan untuk membuka usaha atau bisnis kecil-kecilan, bisnis warung kopi patut masuk dalam list yang akan Anda pertimbangkan. Bisnis semacam itu menawarkan prospek yang cukup menjanjikan sebab memiliki basis konsumen yang kuat dan keuntungan yang tidak sedikit. Anda hanya tinggal mencari gagasan cemerlang mengenai konsep yang cocok, kreatif dan ‘menjual’ kemudian mematangkan dan mengeksekusinya. Untuk membantu Anda dalam proses tersebut, berikut beberapa hal yang bisa Anda perhatikan;

Mengubah Paradigma tentang Kopi

Bagi Anda yang masih didera keraguan untuk memulai bisnis warung kopi, Anda sebaiknya melihat kembali paradigma tentang kopi yang ada di pikiran Anda. Bagi kebanyakan orang, kopi tak lebih dari jenis minuman yang banyak disukai dan dijadikan pengusir kantuk namun diketahui memiliki banyak efek samping terhadap kesehatan bahkan menyebabkan kecanduan. Sebagai pebisnis, Anda harus berpikir out of the box bahwa kopi tidak melulu tentang minuman yang menyisakan ampas. Kopi juga tentang cita rasa, kreativitas, suasana yang tercipta di tengah acara ngopi, momen-momen yang seketika istimewa dengan hadirnya cangkir-cangkir kopi, serta eksistensi kopi sebagai bahasa pergaulan. Dengan begitu, Anda akan memiliki banyak gagasan cemerlang yang bisa Anda ‘jual’ dalam usaha warung kopi yang akan dirintis.n

Menawarkan dan ‘Menjual’ Suasana

Setelah melihat kembali paradigma tentang kopi, hal lain yang perlu Anda pahami adalah bahwa selain mengenai cita rasa, aspek utama yang ‘dijual’ oleh warung kopi-warung adalah suasana. Ini berkair dengan berbagai properti yang akan Anda gunakan untuk mendukung konsep yang sudah Anda pilih. Jika Anda memilih konsep klasik, alam, etnik, modern atau konsep-konsep lain, Anda juga harus menguatkanya dengan dukungan berbagai properti mulai dari bentuk warung, denah, design, warna cat hingga perabot dan perlengkapan-perlengkapan lain.

Pastikan Anda memberikan karakter yang kuat terhadap konsep yang telah Anda pilih sehingga suasana yang Anda bayangkan benar-benar terasa oleh pengunjung. Dengan begitu, apapun konsep yang Anda pilih, suasana yang Anda ciptakan akan ‘menjual’ sehingga bisnis warung kopi Anda akan berkembang pesat dan cepat. Pertimbangkan pula untuk melengkapi warung kopi Anda dengan berbagai hiburan semisal live music, MP 3, layar proyektor, lampu hias dan lain-lain. Apapun ‘tambahan’ yang akan Anda sisipkan, pastikan konsep yang Anda usung hadir dalam setiap aksesoris dalam warung kopi yang Anda miliki.

Mendesign Konsep Layanan

Hal lain yang banyak memengaruhi betah-tidaknya pengunjung di sebuah warung kopi adalah layanan. Ini meliputi kelengkapan fasilitas (toilet, mushalla, smoking room, VIP room dan lain-lain) hingga alur memesan, membayar, mendapatkan menu yang dipesan, alur complain dan lain sebagainya. Dalam menentukan dan mendesign konsep layanan, posisikan diri Anda sebagai seorang pengunjung dan bayangkan apa yang paling diharapkan seorang pengunjung dari sebuah warung kopi. Setelah itu, bincangkan dengan rekan bisnis Anda kemudian godoklah dan temukan langkah-langkah taktis untuk mengeksekusinya.

Mempromosikan Tata Boga Lokal

Persoalan cita rasa juga tidak boleh luput dari perhatian Anda karena pengunjung akan kembali mengunjungi warung kopi Anda atau memromosikan pada temannya jika Anda menawarkan menu yang bercitarasa. Jangan berpikir bahwa Anda harus terlebih dahulu menjadi ahli peracik kopi untuk bisa membuka usaha warung kopi. Anda hanya tinggal menguatkan konsep yang telah Anda pilih kemudian menemukan orang yang tepat untuk mengeksekusinya. Di antara berbagai pilihan yang bisa Anda pertimbangkan sebagai menu andalan di adalah tata boga lokal atau cara meracik kopi tradisional yang khas dari suatu daerah tertentu. Selain akan menguatkan kesan bahwa usaha yang Anda rintis benar-benar warung kopi, ini juga akan mengundang banyak pengunjung karena rasa penasaran terhadap kopi lokal dari berbagai daerah. Pastikan menu yang Anda tawarkan tidak hanya menarik untuk dicicipi pertaa kali, akan tetapi juga menggoda untuk dikonsumsi lagi-lagi.

Tidak Hanya Menjual Kopi

Berdasarkan namanya, warung kopi memang membawa kesan seolah-olah hanya menjual kopi dari berbagai jenis dan teknik racik. Namun demikian, tidak sedikit pengunjung warung kopi yang hanya suka ngopi tanpa meminum kopi. Ini artinya bahwa mereka suka bercengkerama bersama teman, menghadiri pertemuan, menyaksikan live music atau menghabiskan waktu di warung kopi akan tetapi tidak suka—atau tidak boleh—meminum kopi. Karena itu, pastikan Anda juga menyediakan minuman lain mulai dari yang kemasan hingga racikan dapur Anda sendiri. Ini juga memberi banyak pilihan kepada pengunjung sehingga angka pengunjung akan semakin tinggi dari hari ke hari karena mereka bisa mendapatkan minuman yang diinginkan di warung kopi Anda.

Menawarkan ‘Makanan’ Lain

Selain minuman lain, tak ada salahnya Anda juga menyediakan makanan berat maupun ringan. Jika konsep dan suasana yang Anda pilih berhasil membuat pengunjung berlama-lama di warung kopi Anda, mereka akan dengan sendirinya terdorong untuk melakukan pembelian lain dan inilah yang harus bisa Anda manfatkan. Ini utamanya berlaku bagi makanan yang cocok dikonsumsi dengan kopi, semisal rokok, camilan dan lain sebaginya. Meski fokus utama bisnis Anda adalah kopi, cita rasa makanan lain yang Anda tawarkan juga tidak boleh luput dari perhatian. Dengan begitu, warung kopi Anda akan meninggalkan kesan sebagai tempat yang menyediakan banyak hal dengan kulitas atas dan suasana yang nyaman. Pengunjung tidak hanya akan kembali berdatangan akan tetapi juga merekomendasikan warung kopi Anda kepada sahabat atau kerabat.

Menentukan Strategi Marketing

Sekuat apapun karakter suasana yang ingin Anda bangun, seprima apapun konsep pelayanan yang Anda siapkan dan setinggi apapun citarasa kopi serta minuman dan makanan lain yang Anda tawarkan, semuanya tak akan berarti banyak tanpa strategi marketing yang jitu dan tepat.  Untuk itu, Anda juga harus memikirkan strategi marketing yang akan Anda gunakan dalam mengenalkan dan mempromosikan warung kopi Anda.

Anda bisa menggunakan media internet, menggelar soft openin dan memberi diskon pada sekian pelanggan pertama, ataupun mengadakan open house agar target pasar Anda bisa mencicipi berbagai menu yang Anda tawarkan dan menikmati suasana warung kopi yang telah Anda permak sedemikian rupa. Berkonsultasi dengan pakar marketing atau mereka yang berpengalaman akan sangat membantu Anda dalam proses ini, utamanya jika Anda belum banyak memiliki pengetahuan dan pengalaman di dunia marketing. Tak hanya teknik promosi di awal, Anda juga harus memikirkan teknik promosi dan marketing jangka panjang.

Gravatar Image

Website ini dibangun dengan harapan mampu memberikan informasi yang berkualitas dalam berbagai topik, Kami membuka kesempatan bagi siapa pun untuk menjadi kontributor sebagai penulis tetap di website ini.