Thursday , June 22 2017
Home / Tips Kesehatan / Kesehatan Reproduksi / Saatnya Anda Mengenal Gejala dan Jenis Penyakit Anemia

Saatnya Anda Mengenal Gejala dan Jenis Penyakit Anemia

Bicara penyakit yang terkait dengan darah, anda pastiya mengenal penyakit bernama anemia atau yang dikenal juga dengan kekurangan darah. Anemia/ kekurangan darah merupakan suatu keadaan dimana jumlah sel darah merah atau hemoglobin berada dibawah batas normal.

Penyakit yang diambil dari bahasa latin ἀναιμία anaimia ini terbilang cukup sering ditemukan. Seseorang  lelaki dapat diklaim memiliki atau menderita penyakit yang satu ini apabila konsentrasi Hemoglobin/ Hb-nya berada dibawah angka 13,5 g/dL(konsentrasi Hematokrit/ Hct-nya kurang dari 41%. Sedangkan wanita yang mengalami atau menderita anemia/ kekurangan darah, konsentrasi Hemoglobin/ hB-nya berada pada angka 11,5 g/dL( Konsentrasi Hematokrit/ Hct kurang dari 36%).

penyakit-anemia

Penderita penyakit anemia/ kekurangan darah ini biasanya cenderung menunjukkan beberapa gejala, seperti:

  • Kelopak mata yang berwarna pucat

Seseorang yang tengah mengalami masalah dengan penyakit anemia/ kekurangan darah biasanya memiliki warna pucat pada bagian kelopak mata, ketika kelopak mata diregangkan.

  • Sering merasa letih/ kelelahan

Sel darah merah memegang peranan penting dalam proses oksidasi dan pasokan energi ke tubuh. Kurangnya konsentrasi sel darah merah dapat menyebabkan menurunnya tingkat oksidasi dalam tubuh.

  • Sering mengalami sakit kepala

Sakit kepala ini disebabkan oleh kurangnya pasokan oksigen ke otak, dikarenakan menurunnya konsentrasi sel darah merah yang bertugas membawa/ mengikat oksigen dan mengedarkannya ke seluruh bagian tubuh, termasuk otak.

  • Mual

Gejala mual pada penderita anemia biasanya terjadi pada saat bangun dari tempat tidur, hal ini juga sering disebut dengan morning sickness.

  • Irama denyut jantung yang tidak beraturan

Pada saat tubuh mengalami kekurangan oksigen, secara otomatis jantung akan bekerja lebih keras alias berdenyut lebih cepat dibandingkan saat normal. Ketidakteraturan denyut jantung ini juga dikenal dengan istilah Palpitasi dalam istilah medis.

  • Sesak napas

Menurunnya konsentrasi sel darah merah yang berperan dalam pengangkutan oksigen, membuat terjadi penurunan kadar oksigen di dalam tubuh. Hal inilah yang membuat penderita anemia/ kekurangan darah sering mengaalami sesak napas ketika beraktifitas.

  • Kerontokan rambut

Meskipun jarang teradi, kerontokan rambut juga dapat menjadi indikator bahwa seseorang tengah mengalami anemia. Hal tersebut dapat dijelaskan sebagai akibat bagian kepala yang tidak mendapatkan nutrisi cukup yang dibawa oleh sel darah merah, dikarenakan konsentrasinya yang menurun.

  • Menurunnya imunitas/ kekebalan tubuh

Seperti yang telah disebelumnya bahwa penderita anemia akan mudah mengalami kelelahan karena kurangnya pasokan energi dalam tubuh akibat penurunan tingkat oksidasi. Hal tersebut juga menimbulkan masa lain , yaitu sistem imunitas yang turut menurun.

Dalam ilmu medis/ kesehatan, penyakit anemia/ kekurangan darah ini dibagi atas beberapa jenis berbeda, yaitu:

  • Anemia of chronic disease

Anemia jenis ini disebabkan oleh infeksi suatu penyakit kronis seperti HIV/AIDS atau kanker yang memberi dampak pada produksi sel darah merah.

  • Iron deficiency anemia

Jenis anemia yang satu ini dapat terjadi dikarenakan kurangnya asupan zat besi dalam tubuh. Di dalam tubuh, sumsum tulang belakang yang memproduksi hemoglobin dengan menggunakan zat besi. Tanpa zat besi tersebut, sumsum tulang belakang tidak dapat memproduksi konsentrasi hemoglobin/ hb secara normal untuk sel darah merah.

  • Aplastic anemia

Jenis yang satu ini dapat diakatakan sebagai jenis anemia yang jarang terjadi dan sangat berbahaya. Anemia jenis terjadi karena degradasi/ penurunan kemampuan sumsum tulang belakang dalam memproduksi sel darah(eritrosit, leukosit dan trombosit).

  • Vitamin deficiency anemia

Sesuai dengan namanya, anemia ini dapat terjadi diakibatkan kekurangan vitamin(B-12) dan zat folat. Selain zat besi, tubuh juga membutuhkan vitamin B-12 dan folat untuk memproduksi sel darah merah.

  • Anemias associated with bone marrow disease( dapat terjadi akibat penyakit seperti leukimia dan myelodysplasia)
  • Hemolytic anemias( terjadi karena sel darah merah yang cepat hancur)
  • Sickle cell anemia(kecacatan hemoglobin yang memberikan dampak bentuk pada sel darah merah yang menjadi berbentuk sabit).

 

About admin

Website ini dibangun dengan harapan mampu memberikan informasi yang berkualitas dalam berbagai topik, Kami membuka kesempatan bagi siapa pun untuk menjadi kontributor sebagai penulis tetap di website ini.

Check Also

metode sunat

Metode Sunat Yang Paling Efektif Untuk Anak

Metode sunat memang beragam. Mulai dari metode sunat tradisional atau modern. Tujuan metode sunat itu …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *