Properti Adalah Aset Investasi Yang Selalu Berkembang

Posted on

Tahukah anda bahwa bisnis properti adalah salah satu bisnis yang sangat tepat untuk dijadikan sebagai lahan investasi, terutama untuk tujuan investasi jangka panjang? Makna tujuan Investasi jangka panjang sendiri yakni investasi yang diorientasikan untuk dinikmati hasilnya setelah jangka waktu yang lama, biasanya 5 – 10 tahun lebih agar bisa memaksimalkan keuntungan investasi yang bisa anda dapatkan.

Dan kabar baiknya adalah bahwa bisnis properti merupakan salah satu aset investasi yang sangat tepat untuk tujuan jangka panjang tersebut. Mengingat sifat properti yang senantiasa mengalami peningkatan nilai yang cukup tinggi.

Bayangkan saja, bisnis properti bisa mengalami peningkatan harga jual minimal lebih dari 30% lebih per tahunnya. Bahkan ada juga properti yang peningkatan harganya bisa mencapai 2 kali lipat dari harga awalnya karena lokasinya yang strategis. Tentu nilai tersebut terbilang sangat tinggi untuk ukuran investasi jangka panjang. Sebab 5 -10 tahun kemudian, tentu nilainya akan berubah menjadi berkali – kali lipat dari harga awalnya. Apalagi jika lebih dari itu, bisa jadi hasil “panen” investasi yang akan anda terima adalah nominal yang tak pernah anda bayangkan sebelumnya

Padahal, instrument investasi lainnya belum tentu mampu memberikan imbal hasil setinggi itu per tahun nya. Sebagai informasi pembanding, berikut ini terdapat beberapa instrumen investasi selain bisnis properti beserta dengan potensi nilai imbal hasil yang bisa didapatkan. Diantaranya yaitu:

  1. Emas Batangan

Instrumen investasi menggunakan emas batangan memang pada 10 tahun lalu mampu memberikan imbal hasil hingga 20% per tahun dari harga awalnya. Namun seiring dengan terjadinya krisis global yang juga membuat harga minyak dunia anjlok, mengakibatkan harga emas pun menjadi lesu. Alhasil, saat ini estimasi pertumbuhan investasi emas diprediksi hanya 10% saja per tahunnya. Tentu tak sebanding dengan nilai pertumbuhan investasi pada bisnis properti yang bisa mencapai 30% per tahun bahkan lebih.

  1. Reksadana

Salah satu instrument investasi yang sudah lama ada di indonesia namun tak terlalu populer ini memiliki banyak jenis. Diantaranya Reksadana Pasar Uang dengan prospektus pertumbuhan hanya sekitar 5 – 7% per tahun saja, lalu ada juga Reksadana Pendapatan tetap dengan nilai pertumbuhan sedikit di atas reksadana Pasar Uang yakni 6 – 10% per tahun dan ada juga reksadana saham yang pertumbuhan nilainya bisa sangat fluktuatif mulai dari nilai minus hingga pertumbuhan masimalnya sekitar 25% per tahun dengan tujuan investasi jangka panjang. Masih jauh lebih tinggi investasi properti bukan?

  1. Deposito

Bunga Deposito yang ditawarkan bank saat ini bisa sangat kecil dan bahkan tak bisa mengimbangi laju inflasi ekonomi di indonesia yakni hanya sekitar 4 – 7% per tahun saja. Tentu tak bisa dibandingkan dengan perkembangan nilai dari aset properti

Dari ulasan singkat tentang beberapa instrument investasi di atas, kita dapat melihat bahwa bisnis properti memang memiliki potensi pertumbuhan dan perkembangan nilai yang relatif lebih tinggi daripada instrument investasi lainnya. Tak heran jika kini mulai banyak masyarakat indonesia yang beralih mempercayakan keamanan keuangannya dengan berinvestasi pada aset – aset properti. Apalagi, selain memberikan potensi nilai aset yang terus berkembang, bisnis properti juga memiliki tingkat resiko yang sangat rendah. Dimana aset properti cenderung stabil nilainya meskipun berada dalam kondisi sosial ekonomi yang tak stabil. Hal inilah yang membuat aset properti menjadi sangat layak untuk anda jadikan sebagai instrument investasi pilihan.

Gravatar Image
Website ini dibangun dengan harapan mampu memberikan informasi yang berkualitas dalam berbagai topik, Kami membuka kesempatan bagi siapa pun untuk menjadi kontributor sebagai penulis tetap di website ini.