Sejuta Manfaat Puasa Daud Bagi Kesehatan Manusia

0
52

Mengintip Khasiat Puasa Daud Bagi Jiwa Manusia

Puasa Daud merupakan puasa yang dilakukan dengan cara sehari puasa dan sehari tidak puasa, begitu pula seterusnya. Disebut dengan istilah puasa Daud sebab puasa ini pernah dilakukan oleh nabi Daud, as. Puasa Daud dilakukan pada satu hari penuh dan berbuka pada hari selanjutnya kemudian berpuasa lagi pada hari selanjutnya. Puasa Daud adalah salah satu jenis puasa sunnah. Untuk itu, puasa ini tidak wajib dilakukan oleh setiap individu umat Islam. Namun, bagi yang melakukan puasa Daud akan mendapatkan balasan yang berlimpah dari Allah SWT.

Cara Melakukan Puasa Daud

Puasa Daud bisa dijalankan pada waktu yang tidak terbatas. Puasa Daud bisa dilakukan selama satu bulan bahkan satu tahun. Akan tetapi, pada hari-hari yang dilarang untuk berpuasa, puasa Daud tidak boleh dilakukan. Seperti pada waktu dua hari raya yaitu hari raya Idhul Fitri dan hari raya Idhul Adha serta hari Tasyrik. Selain hari-hari tersebut, puasa Daud boleh dilakukan.

Puasa Daud memang sangat dianjurkan. Namun, puasa Daud justru akan terasa berat apabila kita belum terbiasa berpuasa. Untuk itu, sebelum melakukan puasa Daud alangkah baiknya jika melakukan puasa Senin dan Kamis tersebih dahulu. Hal ini akan melatih diri agar tidak merasa kaget ketika menjalankan puasa Daud.

Adapun dalil yang menguatkan akan anjuran puasa Daud sebagaimana dikatakan oleh Rasulullah Muhammad SAW:

فَصُمْ يَوْمًا وَأَفْطِرْ يَوْمًا فَذَلِكَ صِيَامُ دَاوُدَ عَلَيْهِ السَّلَام وَهُوَ أَفْضَلُ الصِّيَامِ فَقُلْتُ إِنِّي أُطِيقُ أَفْضَلَ مِنْ ذَلِكَ فَقَالَ النَّبِيُّ لَا أَفْضَلَ مِنْ ذَلِكَ

Maka berpuasalah engkau sehari dan berbuka sehari, inilah (yang dinamakan) puasa Daud ‘alaihissalam dan ini adalah puasa yang paling afdhal. Lalu aku (Abdullah bin Amru radhialahu ‘anhu} berkata sesungguhnya aku mampu untuk puasa lebih dari itu, maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berkata: “Tidak ada puasa yang lebih afdhal dari itu.” (HR. Bukhari)

Puasa Daud tergolong puasa yang sangat diistimewakan. Dari hadits di atas dapat diketahui bahwa puasa Daud merupakan puasa yang paling utama dari ibadah lainnya. Sebab, tidak banyak umat Islam yang mampu melakukan puasa Daud. Untuk itulah, Allah SWT menjanjikan pahala yang berlimpah bagi yang melakukannya.

Khasiat Puasa Daud bagi Jiwa Manusia

Keistimewaan puasa Daud tidak hanya terletak pada aspek pahala. Lebih dari itu, puasa Daud juga mengandung berbagai khasiat yang luar biasa bagi tubuh manusia yang menjalankannya. Di antara khasiat tersebut adalah :

Mampu berpikir secara positif

Pikiran manusia dikendalikan oleh organ hati. Dan untuk melatih hati dengan kebaikan-kebaikan dapat dilakukan dengan cara berpuasa Daud. Dengan puasa Daud manusia akan diberi kejernihan dalam berpikir positif.  Sebab, kerja hati akan lebih maksimal jika perut dalam kondisi tidak terlalu penuh.

Jauh dari Maksiat

Umat Islam yang melakukan puasa Daud akan mampu terhindar dari Maksiat. Dengan catatan puasa Daud tersebut harus dilakukan dengan penuh keikhlasan serta kesadaran bahwa puasa Daud bukanlah untuk bergaya atau pamer. Akan tetapi berpuasa Daud harus diniatkan sebagai wujud pengabdian kepada Allah SWT.

Melatih Jiwa dengan akhlak mulia

Orang yang sedang berpuasa Daud akan merasakan khasiat secara batin. Sebab, untuk menjalankan puasa Daud dibutuhkan kesabaran yang sangat kuat serta niat yang lurus. Orang yang berpuasa Daud akan mampu mendorong dirinya untuk selalu berbuat baik. Sebab ia akan selalu ingat kepada Allah SWT ketika hawa nafsu mendekatinya.

Selain hal di atas tentu masih banyak yang lainnya. Misalnya, menambah rizki, menentramkan jiwa, membersihkan organ dalam tubuh, dan lain sebagainya. Melihat manfaat tersebut tentu tidak heran jika puasa Daud adalah salah satu puasa yang paling disukai oleh Allah SWT.

Dalam suatu hadits dikatakan bahwa: “Sebaik-baik shalat di sisi Allah adalah shalatnya Nabi Daud ‘alaihis salam. Dan sebaik-baik puasa di sisi Allah adalah puasa Daud. Nabi Daud dahulu tidur di pertengahan malam dan beliau shalat di sepertiga malamnya dan tidur lagi di seperenamnya. Adapun puasa Daud yaitu puasa sehari dan tidak berpuasa di hari berikutnya.” (HR. Bukhari).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here