Sudah Punya Anak, Tapi Belum Memiliki Rumah Sendiri? Ini Tipsnya

Posted on

 

Siapa saja tentunya menginginkan kehidupan yang layak terutama untuk mensejahterakan keluarganya. Bagi mereka yang telah berkeluarga, tentu yang pertama kali difikirkan adalah bagaimana agar membuat nyaman keluarganya. Dalam hal ini, memiliki rumah sendiri adalah salah satu bentuk kenyamanan yang diinginkan setiap keluarga. Apalagi jika keluarga kecil anda sudah dikaruniai seorang anak, sudah barang tentu bahwa rumah menjadi kebutuhan primer bagi anda. Hal inilah yang menyebabkan bisnis properti tetap berjalan. Anda pun tentunya harus memiliki investasi di bidang bisnis  properti sebagai jaminan kesejahteraan untuk anda dan keluarga.

Namun demikian, pada kenyataannya masih banyak orang – orang yang masih belum memiliki investasi pada bisnis properti, bahkan belum memiliki rumahnya sendiri meskipun sudah memiliki anak. Jika sudah begitu, maka impian memiliki rumah sendiri terasa sangat sulit diraih. Apalagi kebutuhan sehari – hari yang semakin bertambah dengan adanya anak. Hal inilah yang membuat banyak orang merasa memiliki rumah adalah hal yang utopis. Mengingat untuk kebutuhan sehari – hari pun sudah cukup sulit. Alhasil, mengontrak rumah adalah pilihan yang harus diambil. Padahal mengontrak rumah pun kini membutuhkan biaya yang tak murah.

Nah, jika anda mengalami masalah sebagaimana di atas, mungkin ada baiknya anda mengikuti beberapa tips berikut ini:

  1. Menabung dan merubah gaya hidup boros

Tips pertama jika anda ingin memiliki rumah sendiri ketika anda telah berkeluarga adalah “Hidup Hemat”. Ya, tips sederhana nan jitu ini bisa menjadi solusi keuangan anda untuk bisa memiliki rumah sendiri, dan bahkan bisa juga menjadi titik awal bagi anda yang ingin memulai bisnis properti dari bawah. Sebab masalah utama yang membuat seseorang tidak mampu mencapai tujuan finansialnya yaitu moral boros dan gaya hidup yang tak sesuai dengan kondisi keuangan. Untuk merubah gaya hidup tersebut, anda perlu merubah kebiasaan konsumeris seperti membeli sesuatu yang bukan sebagai kebutuhan melainkan haya sekedar untuk memenuhi keinginan belaka. Kemudian, anda bisa mengalokasikan uang sisa belanja bulanan tersebut untuk menabung. Meskipun anda beranggapan bahwa menabung tidak memungkinkan terutama karena anda telah memiliki anak, maka anda telah salah. Sebab bisa tidaknya anda menabung sangat terkait dengan tekad dan keinginan yang anda miliki.

  1. Mengajukan aplikasi KPR

Jika anda sudah mulai bisa terbiasa menabung, maka anda bisa mulai mengatur rencana untuk mengajukan aplikasi KPR sesuai dengan kemampuan anda. Apalagi sekarang juga sudah terdapat program perumahan rakyat yang diperuntukkan bagi mereka yang berpenghasilan menengah ke bawah. Anda bisa mendapatkan informasi terkait KPR perumahan rakyat ini di bank – bank yang bekerjasama dengan kementerian PU dan perumahan rakyat. Jika anda sudah mulai membuat rencana, maka yang perlu anda lakukan berikutnya adalah menentukan rumah yang anda inginkan. Dengan demikian anda bisa memperhitungkan jumlah Down Payment atau DP yang harus anda persiapkan yang biasanya sebanyak 20% dari total harga rumah. Anda pun bisa memperkirakan besarnya cicilan yang harus anda bayarkan serta berapa lama cicilan tersebut mampu anda lunasi. Selanjutnya, anda tinggal mempersiapkan syarat – syarat yang dibutuhkan dan mengajukan aplikasi pengajuan KPR tersebut ke Bank yang anda percaya.

  1. Pastikan anda rutin membayar cicilan rumah

Jika aplikasi KPR anda sudah disetujui, maka anda pun harus memastikan bahwa setiap bulannya anda mampu membayar cicilan rumah tersebut sehingga tak sampai membuat KPR anda dievaluasi atau bahkan disita oleh pihak bank karena menganggap anda tak mampu membayarnya, dengan demikian, impian memiliki rumah sendiri bagi keluarga anda pun bisa anda capai secara bertahap.

 

Gravatar Image

Website ini dibangun dengan harapan mampu memberikan informasi yang berkualitas dalam berbagai topik, Kami membuka kesempatan bagi siapa pun untuk menjadi kontributor sebagai penulis tetap di website ini.