Ternyata Kebiasaan Begadang Dapat Menyebabkan Kanker Hati
Wednesday , July 26 2017
Home / Kesehatan / Ternyata Kebiasaan Begadang Dapat Menyebabkan Kanker Hati

Ternyata Kebiasaan Begadang Dapat Menyebabkan Kanker Hati

Kebiasaan begadang yang sering dilakukan oleh anak muda pada masa sekarang ternyata memiliki risiko kesehatan serius yang dapat menjurus pada munculnya penyakit kanker hati.  Malam hari ketika tubuh mulai melepas hormon melatonin yang menyebabkan rasa mengantuk, adalah saat yang tepat untuk beristirahat. Disaat tubuh beristirahat itulah hati melakukan sistem detoksifikasi, yakni proses pembuangan racun-racun dari dalam tubuh.

Sebuah studi yang dilakukan oleh John Hopkins Bloomberg School of Public Health pada hampir 6.000 wanita selama sekitar satu dekade, menemukan bahwa mereka yang memiliki kebiasaan tidur kurang atau sekitar 7 jam per malam memiliki risiko lebih besar 50% mengidap kanker daripada mereka yang memiliki kualitas tidur cukup. Hal ini terjadi karena waktu tidur yang kurang dapat menyebabkan gangguan metabolisme hormonal yang memicu terjadinya kanker, terutama kanker hati. Kebiasaan begadang dapat memperberat beban hati untuk menetralisir kembali racun-racun tubuh yang seharusnya dibuang melalui proses detoksifikasi pada saat tidur malam.

Selain itu kebiasaan begadang juga berisiko menurunkan sistem daya tahan tubuh terhadap penyakit. Sebuah penelitian menemukan bahwa pria yang kurang tidur akan mengalami kegagalan untuk menjaga respon imun secara normal setelah menerima suntikan flu. Dijelaskan juga bahwa pada seseorang yang sering begadang, maka antibodi yang bekerja setelah dilakukan vaksinasi hanya bisa bertahan paling lama 10 hari. Kondisi tersebut sangatlah rentan dan berbahaya.

Begadang mengganggu irama circadian alami tubuh

Tubuh manusia telah dilengkapi dengan sistem yang luar biasa dan saling terintegrasi guna menjaga dan memelihara keberlangsungan fungsi-fungsinya. Salah satu diantaranya adalah adanya irama circandian alami tubuh. Istilah circadian berasal dari kata Latin yang berarti sepanjang hari, dimana terdapat aktivitas produksi hormon, regenerasi sel, gelombang otak dan aktivitas biologis lainnya yang telah tersistem dalam siklus waktu 24 jam. Sehingga dapat dikatakan bahwa irama circadian adalah “jam tubuh” yang mengatur dan menjaga siklus biologis alamiah tubuh sehari-hari.

Berikut gambaran dari irama circadian alami tubuh:

Pukul 21.00-23.00 : Merupakan saat berlangsungnya pembuangan zat- zat beracun (de-toxin) pada bagian sistem antibodi kelenjar getah bening. Durasi waktu ini seharusnya dilalui dengan kondisi yang tenang dan relax.

Pukul 23.00-01.00: Adalah saat terjadinya proses pembuangan racun (de-toxin) pada bagian hati. Kondisi ini harus berlangsung dalam kondisi tidur pulas. Apabila seseorang masih terbangun bahkan beraktifitas pada jam ini maka proses detoksifikasi pada kelenjar hati akan terganggu. Akibatnya sampah beracun tubuh yang seharusnya terbuang akan memasuki sistem metabolisme tubuh kembali. Itu sebabnya seseorang yang sering begadang akan merasakan perasaan tidak nyaman disekitar tubuhnya karena pengaruh dari racun tubuh yang kembali memasuki sistem aliran darah. Kondisi ini akan menambah beban kerja hati untuk menetralisir kembali racun yang beredar. Itulah mengapa kebiasaan begadang yang berulang dapat mengganggu fungsi organ hati dan meningkatkan risiko terjadinya kanker hati.

Pukul 01.00-03.00: Adalah saat terjadinya proses de-toxin di bagian empedu, durasi ini juga berlangsung dalam kondisi tidur.

Pukul 03.00 – 05.00: Merupakan durasi proses de-toxin pada paru-paru. Biasanya penderita akan mengalami batuk yang hebat selama durasi waktu ini.

Pukul 05.00-07.00 : adalah saat de-toxin pada bagian usus besar. Pada durasi ini kita dianjurkan buang air kecil dan buang air besar untuk membantu proses detoksifikasi.

Pukul 07.00-09.00 : merupakan waktu penyerapan gizi makanan bagi usus kecil, proses ini harus berlangsung pada perut yang telah terisi. Oleh karenanya jangan lupa untuk selalu sarapan pagi. Namun sebaiknya menu sarapan pagi tidak terlalu berat, agar penyerapan zat gizi dapat berlangsung lebih efektif. Proses pencernaan makanan yang terlalu berat akan menghabiskan energi sehingga timbul rasa kantuk pada saat beraktifitas.

Demikianlah gambaran dari siklus circadian alamiah tubuh. Kebiasaan tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang akan mengacaukan proses pembuangan zat-zat tidak berguna, sehingga meningkatkan risiko terjadinya penyakit kanker hati dan gangguan metaboslisme tubuh lainnya.

About admin

Website ini dibangun dengan harapan mampu memberikan informasi yang berkualitas dalam berbagai topik, Kami membuka kesempatan bagi siapa pun untuk menjadi kontributor sebagai penulis tetap di website ini.

Check Also

resiko stroke, penyakit stroke

Kenali Bahaya Penyebab Meningkatnya Resiko Stroke Sejak Dini

Salah satu penyakit yang mematikan adalah penyakit stroke. Karena bahayanya yang selalu mengintai masyarakat maka …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *