Tips Jitu Membangun Properti di Kompleks Perumahan

Posted on

Bisnis properti berupa pembangunan perumahan – perumahan mulai dari yang berskala kecil hingga perumahan yang skupnya cukup besar kini semakin menjamur dan sangat mudah ditemui bahkan di wilayah pinggiran kota sekalipun. Maraknya pembagunan perumahan tak lepas dari tingginya permintaan pasar masyarakat Indonesia akan produk – produk bisnis properti terutama berupa rumah tinggal.

Membeli rumah di wilayah perkampungan biasa dengan di wilayah perumahan memiliki beberapa perbedaan yang cukup mencolok. Salah satunya yakni pihak penyedia atau penjualnya. Jika di wilayah perkampungan penjual rumah adalah pemilik sebelumnya yang dijual secara perorangan, maka berbeda halnya dengan perumahan yang penyedia dan penjualnya merupakan tim developer atau pengembang bisnis properti yang memang bertugas merencanakan, membangun, finishing hingga memasarkan setiap unit dari perumahan tersebut. Sehingga untuk membeli unit rumah di suatu perumahan, anda harus membeli dari pengembang yang menangani perumahan yang anda inginkan.

Baca Juga : 5 Alasan Mengapa Bisnis Properti Selalu Menguntungkan

Jika anda termasuk salah satu orang yang juga tertarik untuk membeli unit rumah di suatu perumahan untuk investasi bisnis properti, maka anda perlu membaca beberapa tips dan trik berikut agar tak sampai kecewa dalam membelinya. Berikut tipsnya untuk anda :

  1. Pilih wilayah perumahan yang strategis dan mudah aksesnya

Dalam membeli rumah, kita tak hanya membeli “bangunannya”, namun juga segala hal yang melekat padanya. Salah satunya yakni lokasi. Lokasi yag strategis tak hanya membuat perumahan tersebut mudah dijangkau namun juga bisa mempengaruhi peningkatan nilai investasi bisnis properti. Yang artinya, pada wilayah strategis, perumahan lebih mudah mengalami kenaikan harga karena banyak diburu orang. Jika anda membeli saat ini, maka di tahun – tahun mendatang nilainya bisa terus meningkat. Selain itu kemudahan akses juga akan memudahkan anda untuk menuju lokasi – lokasi yang anda inginkan dengan lebih mudah.

  1. Pastikan anda punya “tetangga”

Terkadang pengembang membangun perumahan sesuai dengan request atau permintaan dari calon pembelinya. Jika pemasarannya sukses, maka akan banyak pihak yang melakukan order unit rumah sehingga semakin banyak penghuni perumahan tersebut. Namun bisa jadi pemasarannya juga tak membuahkan hasil sehingga perumahan hampir – hampir tak berpenghuni. Anda pun perlu memastikan apakah perumahan yang anda pilih sudah ada pemesan selain anda yang nantinya menjadi tetangga anda di perumahan tersebut.

Jangan sampai anda membeli unit rumah di perumahan yang belum ada penghuni sama sekali. Apalagi jika baru 1 rumah yang terselesaikan. Apa jadinya jika anda tinggal di sana tanpa tetangga sama sekali layaknya terisolasi dari lingkungan luar. Oleh karenanya, pastikan penjualan unit perumahan yang anda ingin beli tersebut lancar dan tak sampai sepi peminat.

Baca Juga: Strategi Diversifikasi Investasi Melalui Bisnis Properti

  1. Jangan mudah tergiur promosi pihak pengembang

Pengembang atau developer dalam memasarkan unit – unit perumahan yang dijualnya seringkali menggunakan strategi promosi yang beraneka ragam. Bukan lantas anda harus bernegatif thinking terhadap promosi yang mereka lakukan. Hanya saja anda tak boleh mudah tergiur dan waspada agar dapat membedakan mana promosi “sehat” dan mana yang tidak.

Promosi yang sehat yakni promosi yang janji – janjinya realistis dan memang direalisasikan oleh pihak pengembang sehingga tak hanya menjadi pemanis bibir agar kita tertarik semata. Anda harus belajar jeli membedakan promosi yang wajar dan berlebihan. Mengingat promosi yang berlebihan tentunya perlu dicurigai. Sebab mindset dari pengembang tentu menginginkan keuntungan maksimal, jika promosi berlebihan, jsutru menjadi aneh dan patut diwaspadai.

Seiring dengan semakin berkembangnya pembangunan dan modernisasi baik di berbagai kota maupun kabupaten di Indonesia membuat bisnis properti pun semakin naik daun. Nah, berikut ini adalah tips – tips lanjutan dari artikel  “TIPS JITU MEMBELI UNIT RUMAH DI KOMLEKS PERUMAHAN “ sebelumnya, diantaranya yaitu :

  1. Pastikan perumahan dilengkapi dengan fasilitas – fasilitas umum pendukung

Fasilitas umum di suatu perumahan sangat penting. Sebab anda bersama calon tetangga anda ibarat membentuk suatu perkampungan baru secara instan. Oleh karenanya, anda perlu memastikan agar “lingkungan” rumah anda sudah dilengkapi fasilitas – fasilitas pendukung seperti jalanan, lampu – lampu penerangan, pos satpam, dan bila perlu taman atau pusat kegiatan warga. Jangan sampai perumahan yang anda pilih hanya terdiri dari rumah – rumah yang berdiri begitu saja tanpa adanya fasilitas lain agar bisa layak untuk disebut sebagai “perumahan”

  1. Ajak kerabat yang paham konstruksi untuk menilai kekuatan unit rumah di perumahan tersebut

Selain masalah fasilitas dan akses, seringkali pengembang “bermain curang” dalam hal kualitas bangunan. Anda bisa mengamati kekuatan konstruksi dan material bangunan dengan mengajak kerabat atau teman yang paham konstruksi untuk membantu anda menilai bagaimana kualitas konstruksi dari unit rumah yang telah dibangun oleh pihak pengembang. Sehingga ada pihak ketiga di luar pengembang yang memang memahami konstruksi yang bisa anda mintai pendapat.

  1. Pastikan pengembang / developer punya track record baik

Pengembang yang baik dan profesional dalam bisnis properti tentunya akan memberikan pelayanan prima dalam membangun perumahan sesuai harapan. Oleh karenanya, pastikan pengembang dari perumahan yang anda minati merupakan pengembang dengan track record yang baik. Cara menilai track record tersebut yakni dengan bertanya kepada mereka yang telah menikmati jasa sang pengembang.

Misalnya anda bisa bertanya kepada pemilik unit – unit yang telah terjual, ataupun meneliti bagaimana testimoni dari penghuni perumahan yang telah dislesaikan sang pengembang dalam proyeknya yang sebelumnya. Selain itu developer yang memiliki jam terbang tinggi biasanya lebih profesional dalam menjalankan bisnis properti, sehingga anda bisa melihat seberapa banyak proyek yang sudah diselesaikan dan bagaimana kualitasnya.

  1. Pastikan anda mendapatkan harga yang ekonomis dengan menawar pada momentum yang tepat

Tips berikutnya dalam membeli unit rumah di suatu perumahan adalah dengan mengamati momentuk yang tepat untuk membeli properti pada pengembang. Biasanya momentum yang akan membuat pengembang bisnis properti menjadi lebih “lunak” dalam proses tawar menawar adalah :

  • Ketika anda adalah pelanggan pertama alias pembeli unit pertama, biasanya akan diberlakukan “harga penglaris” yang lebih miring untuk memperlancar penjualan bisnis properti
  • Ketika sudah lama unit – unit perumahan tak kunjung terjual, maka pengembang akan lebih mudah “deal” dengan penawaran anda agar unit – unitnya segera terjual. Untuk melihat pola apakah penjualan lancar atau sedang sepi – sepinya adalah dengan melihat agresifias tim pemasarannya
  • Ketika anda membeli unit terakhir, biasanya pengembang ingin segera tutup buku, sehingga harga bisa lebih “lunak”
  1. Teliti legalitas perumahan

Tips berikutnya agar anda tak kecewa saat membeli unit perumahan adalah dengan meneliti legalitas yang dikantongi pihak pengembang untuk membangun perumahan. Anda bisa berinisiatif untuk menanyakan status tanah yang digunkaan untuk membangun perumahan apakah sudah bersertifikat hak milik (SHM) atau belum.

Selain itu, apakah pihak pengembang sudah memiliki Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) ataukah belum. Sebab jika legalitas tersebut di atas belum dikantongi, dikhawatirkan akan memberikan masalah kepada anda ketika sudah “deal” membeli unit. Bisa jadi tanah masih dalam sengketa atau bahkan merupakan tanah pemerintah yang rawan gusur

Gravatar Image
Website ini dibangun dengan harapan mampu memberikan informasi yang berkualitas dalam berbagai topik, Kami membuka kesempatan bagi siapa pun untuk menjadi kontributor sebagai penulis tetap di website ini.