Tips Merawat Kulit Saat Beribadah Haji

Posted on

Cuaca dan suhu di tanah suci memang berbeda dengan di tanah air. Selain suhunya tinggi saat siang hari, disana juga kering kelembapan dan udaranya rendah. Itulah yang menyebabkan kita jarang berkeringat, meskipun panas matahari menyengat. Akan berbeda dengan kondisi di indonesia yang kelembapan udaranya mencapai 80-90% sehingga menyebabkan kita sering berkeringat saat udara panas.

Dengan kondisi tersebut, masalah kulit, seperti kulit kering bahkan sampai pecah-pecah, gatal-gatal, atau eksim, sering diderita oleh jamaah haji selama di tanah suci. Untuk itu persiapan agar ibadah kita lebih khusyuk dan tidak terganggu karena masalah kesehatan kulit, berikut persiapan yang bisa anda lakukan.

Pembersihan

Walaupun  jarang berkeringat saat nanti di tanah suci, menjaga kebersihan badan dengan mandi teratur sangat perlu diperhatikan, namun juga jangan teralu sering mandi, karena dapat mengikis kelembapan alami kulit. Saat mandi, penting sekali untuk diingat, jangan menggunakan air yang terlalu panas. Di malam hari, saat udara dingin, biasanya banyak orang mandi dengan air panas untuk menghangatkan badan. Hal tersebut kurang tepat, karena air yang terlalu panas dapat menyebabkan pengikisan lemak kulit yang berfungsi sebagai pelindung agar kulit tidak kering.

Mandi dengan air panas dapat menyembabkan kulit makin kering sesudahnya, gunakan air yang hangat-hangat kuku saja. Hindari juga penggunaan sabun antiseptik yang juga dapat mengikis lemak kulit. Ganti dengan menggunakan sabun bayi sebagai alternatif.

Pelembapan

Pelembap diperlukan agar air yang ada di dalam kulit tidak menguap. Jika kulit tidak dilembabkan, kulit akan kering, bersisik, gatal, serta kadang-kadang sampai pecah-pecah dan berdarah. Gunakan pelembab/body lotion setiap saat atau ketika kondisi kulit sedang lembap. Misalnya saat kulit terkena air setelah mandi. Wudhu, atau seusai buang air besar/kecil. Jangan menunggu sampai kulit terasa kering atau mulai gatal.

Oleskan pelembap keseluruh tubuh (wajah, lengan, badan, kaki), tidak hanya pada bagian yang terbuka. Saat mengoles pijat-pijat sedikit agar pelembap meresap dalam kulit . Anda dapat membeli pelembab yang sudah biasa anda gunakan di indonesia.

Perlindungan

Paparan sinar matahari di tanah suci sangat menyengit, jadi jangan lupa menggunakan tabir surya/sunblock untuk menghindari kulit terbakar dan hiperpigmentasi (flek hitam). Tabir surya hanya bertahan beberapa jam, oleh karena itu, sesekali harus dioles ulang. Demikian pula bila kita membasuh muka/wudhu, tabir surya harus dioles ulang setelahnya. Usapkan merata di daerah kulit yang terbuka dan terpapar sinar matahari langsung.

Satu hal yang perlu diperhatikan saat dalam kondisi ihram, kita dilarang menggunakan parfum atau produk perawatan kulit yang mengandung wewangian . Bila itu dilanggar, kita harus membayar denda/dam sebagai langkah kehati-hatian di tanah suci, sebaiknya pilih produk kecantikan dan perawatan kulit yang tidak mengandung wewangian. Tak perlu khawatir, saat ini sudah ada beberapa produk kecantikan di indonesia yang menyediakan non parfum dalam bentuk kosmetik untuk haji atau umroh secara lengkap, mulai dari produk pembersihan, pelembapan, sampai produk perlindungan.

Jika sebelum berangkat ibadah haji anda mempunyai penyakit kulit tertentu, jangan lupa untuk membawa obat-obatan yang biasa anda gunakan. Hal tersebut untuk menghindari kesulitan obat tersebut ditanah suci. Penting juga mengonsumsi banyak air putih, buah-buahan, dan sayur-sayuran untuk menjaga kondisi tubuh dari dalam. Selamat menunaikan ibadah haji semoga menjadi haji yang mabrur.

Gravatar Image
Website ini dibangun dengan harapan mampu memberikan informasi yang berkualitas dalam berbagai topik, Kami membuka kesempatan bagi siapa pun untuk menjadi kontributor sebagai penulis tetap di website ini.