Beginilah Sebaiknya Gaya Hidup Anak Kos-Kosan

Posted on

Anak kos identik dengan berbagai keterbatasan fasilitas dan keadaan yang kurang nyaman karena jauh dari orangtua dan umumnya memiliki kesibukan lain, semisal sekolah, kuliah atau bekerja. Tak heran, banyak yang memaklumi jika anak kos tampak kurang sehat, turun berat badannya, atau memiliki daya tahan tubuh yang tidak kuat. Anggapan ini ada benarnya meski tidak berlaku bagi semua orang yang memilih untuk tinggal di kos. Setidaknya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan anak kos agar tetap memiliki kesehatan prima dan daya tahan tubuh yang baik di balik kegiatan yang padat dan fasilitas yang kurang memadai. Bebeapa di antaranya adalah sebagai berikut;

Meluangkan waktu untuk memasak

Hal yang amat berpengaruh terhadap kesehatan adalah asupan masakan. Dalam kasus anak kos, mereka biasanya mendapatkan makanan dengan membeli di warung terdekat atau mengandalkan masakan-masakan siap saji seperti mie instant dan ikan kalengan. Di satu sisi, pilihan ini memang praktis dan tidak memakan waktu lama akan tetapi di sisi lain, kebutuhan tubuh akan asupan makanan yang cukup dan seimbang cenderung tidak terpenuhi, semisal kebutuhan akan sayuran hijau, kacang-kacangan atau susu.

Karena itulah, meluangkan waktu untuk memasak makanan sehat amat dianjurkan bagi anak kos meski hal ini tidak harus dilakukan setiap hari. Minimal, selain memastikan asupan makanan yang seimbang dan memenuhi kebutuhan tubuh, memasak sendiri juga dapat menjamin kebersihan dan kesehatan makanan karena dimasak dengan cara bersih dan sehat.  Jika memungkinkn, carilah warung atau tempat makan yang menyediakan berbagai makanan sehat dengan cara memasak yang juga sehat dan aman.

Rutin berolahraga

Rutin berolahraga mungkin terdengar sulit bagi anak kos yang memiliki keterbatasan budget serta jadwal aktivitas yang cukup padat. Namun demikian, olahraga tetap dibutuhkan tubuh sebagai penyeimbang makanan yang dikonsumsi pun rutinitas yang dilakukan setiap hari. Ini dapat disiasati dengan berolahraga bersama penghuni kos lain sehingga jadwal olahraga akan menjadi momen fun yang ditunggu-tunggu. Apalagi, jika dilakukan bersama, halaman kospun bisa menjadi tempat yang menyenangkan untuk berolaraga rutin sambil menjalin keakraban.

Menjaga Kebersihan

Kebersihan kos hendaknya juga menjadi kepedulian sesama, seperti yang biasa diwujudkan denga sistem piket atau giliran untuk membersihkan halaman, kamar mandi, ruang tamu dan tempat-tempat umum lain. Titik-titik yang kotor akan menjadi tempat empuk bagi nyamuk, tikus dan binatang lain untuk tinggal dan menularkan virus penyakit. Debu yang menumpuk di beberap titik juga tidak baik untuk pernapasan sehingga menjaga kebersihan kos seharusnya dilakukan sesering dan seintensif mungkin. Saking pentingnya hal ini, tak jarang kita temukan banyak tulisan yang ditempel di tembok atau pintu berisi imbauan agar menjaga kebersihan, membuang sampah pada tempatnya dan lain sebagainnya.

Membiasakan Perilaku Hidup Sehat

Hidup di kos tanpa kontrol orang tua atau induk semang juga identik dengan perilaku hidup tidak sehat karena si anak kos dapat melakukan apapun yang ia inginkan. Hal tersebut di antaranya adalah begadang hingga larut, makan tidak teratur, mengonsumsi makanan junk dalam intensitas dan porsi yang tinggi, jarang berolahraga hingga merokok atau mengonsumsi alkohol. Untuk itu, kesadaran membangun dan membiasan perilaku hidup sehat harus dimiliki setiap individu penghuni kos agar mereka tetap dapat optimal menjalankan berbagai rutinitas di luar. Selain itu, konsumsi vitamin dan suplemen yang diperlukan tubuh juga perlu digalakkan agar tidak mudah sakit, memiliki imun yang kuat serta dapat ‘tahan’ di berbagai keadaan.

Gravatar Image

Website ini dibangun dengan harapan mampu memberikan informasi yang berkualitas dalam berbagai topik, Kami membuka kesempatan bagi siapa pun untuk menjadi kontributor sebagai penulis tetap di website ini.